Skripsi
Investigasi performa sensor glukosa berbasis no-core fiber teraktivasi nanopartikel perak/enzim glukosa oksidase / Reni Rusidah
Abstrak
Pemantauan glukosa darah yang akurat dan berkelanjutan sangat penting bagi penderita diabetes untuk mencegah komplikasi serius dan mengelola kondisi secara efektif. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengoptimalkan waktu sintesis nanopartikel perak (AgNPs) menggunakan metode ablasi laser Nd YAG serta menganalisis karakteristik struktur optik dan morfologi AgNPs hasil sintesis. Selain itu penelitian ini juga mengevaluasi sensitivitas selektivitas dan stabilitas sensor glukosa berbasis serat optik sebelum dan sesudah pelapisan dengan nanopartikel perak/enzim glukosa oksidase (AgNPs/GOD). Sintesis AgNPs dilakukan dengan variasi waktu ablasi dan karakterisasi partikel dilakukan menggunakan Ultraviolet-Visible Spectroscopy (UV-Vis) dan analisis morfoligi menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu ablasi optimal adalah 20 menit dengan intensitas puncak Local Surface Plasmon Resonance (LSPR) ada rentang 40 ndash 415 nm dengan struktur Face-centered Cubic (FCC) dan parameter kisi a b c (4 085613 plusmn 0 000419) Aring . Adapun morfologi AgNPs berbentuk bulat dengan diameter partikel rata-rata 55 01 nm. Lebih lanjut sensor glukosa berbasis serat optik berstruktur Single Mode- No Core- Single Mode (SNS) yang dilapisi AgNPs/GOD menunjukkan peningkatan sensitivitas sebesar 148% dibandingkan sensor tanpa pelapisan. Selain itu sensor ini juga memiliki selektivitas yang lebih baik terhadap glukosa serta stabilitas tinggi dengan fluktuasi rendah. Penelitian ini berpotensi bahwa metode ablasi laser Nd YAG efektif untuk sintesis AgNPs berkemurnian tinggi dan pelapisan AgNPs/GOD secara signifikan meningkatkan performa sensor glukosa berbasis serat optik.