Skripsi
Uji hedonik dan analisis kandungan gizi pada shilor sebagai rekomendasi makanan selingan anak diet tktp usia 7-9 tahun / Frista Nur Fadhilah
Abstrak
Gizi kurang masih menjadi permasalahan global. Di Indonesia kasus gizi kurang khususnya pada anak masih menjadi sorotan. Tercatat mencapai 11 2% kasus anak dengan gizi kurang 4% diantaranya termasuk kategori sangat kurus. Salah satu solusi untuk menangani masalah ini adalah dengan menjalankan diet Tinggi Kalori Tinggi Protein (TKTP) yang melibatkan konsumsi makanan yang kaya akan protein dan karbohidrat. Shilor (Sushi Kelor) adalah makanan selingan yang diolah secara menarik untuk memenuhi kebutuhan gizi serta meningkatkan nafsu makan anak. Daun kelor dipilih sebagai pengganti nori karena kandungan gizinya yang lebih tinggi terutama protein. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil uji hedonik dan analisis gizi terhadap tiga varian sushi kelor dengan isian berbeda. Penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada Maret 2025 melibatkan 63 panelis anak usia 7-9 tahun. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shilor ayam memiliki tingkat kesukaan tinggi berdasarkan aspek warna tekstur dan bentuk. Uji proksimat dengan metode Kjeldahl menunjukkan bahwa 50 gram shilor ayam mengandung 4 92 gram protein sementara metode by difference menunjukkan 50 gram shilor ayam mengandung 30 97 gram karbohidrat. Kesimpulannya shilor ayam memenuhi standar diet TKTP dan dapat menjadi alternatif makanan selingan yang bergizi bagi anak usia 7-9 tahun.