Skripsi
Analisis data survei kesehatan Indonesia 2023 untuk simtom depresi remaja Jawa Timur / Sekar Widyaspramitha
Abstrak
Menurut data SKI 2023 Jawa Timur menjadi peringkat kedua setelah Jawa Barat yang mempunyai prevalensi tinggi terhadap depresi dengan jumlah 97.746 kasus yang terdeteksi adanya simtom depresi. Profil kesehatan Jawa Timur menyatakan bahwa pelayanan kesehatan di Jawa Timur belum mencapai target sebesar 98 5%. Kota Mojokerto mencatat capaian tertinggi dengan 153 4% sementara Kota Jember memiliki capaian terendah yaitu 62 9%. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari Survei Kesehatan Individu (SKI) tahun 2023 yang mencakup 38 provinsi di Indonesia. Data dikumpulkan sejalan dengan petunjuk pelaksanaan SKI 2023 melalui wawancara pengukuran langsung serta pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga pengumpul data yang telah terlatih. Penelitian ini berfokus pada analisis data SKI 2023 di Provinsi Jawa Timur dengan menghimpun informasi terkait variabel-variabel yang relevan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beberapa faktor aktivitas fisik merokok jenis kelamin pekerjaan pendidikan usia dan tempat tinggal dengan simtom depresi pada remaja di Jawa Timur. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas fisik (p 0 005) merokok (p 0 000) jenis kelamin (p 0 000) status pekerjaan (p 0 001) dan tempat tinggal (p 0 04) berhubungan signifikan dengan simtom depresi. Sementara itu usia dan tingkat pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dari hasil uji model akhir analisis multivariat didapatkan hasil yang menjadi faktor penentu adanya simtom depresi yaitu variabel jenis kelamin perilaku merokok status pekerjaan interaksi antara status pekerjaan dan perilaku merokok status pekerjaan dan aktivitas fisik dan yang terakhir adalah interaksi antar jenis kelamin dan perilaku merokok. Keywords Simtom depresi Kesehatan mental Aktivitas fisik Perilaku merokok.