Disertasi
Pengaruh perilaku manajerial ketua program studi, peran dosen, motivasi dan pengalaman belajar terhadap life skill mahasiswa pada Perguruan Tinggi Swasta di Jawa Timur / Tri Wahyuni Maduretno
Abstrak
Tantangan pendidikan tinggi terhadap kebutuhan pengguna lulusan yaitu lulusan mampu menjawab tantangan global kemajuan teknologi dan dunia kerja melalui life skill (academic vocational personal dan interpersonal skill) karena telah menjadi kesenjangan lulusan di dunia kerja. Oleh karena itu perlu adanya perilaku manajerial ketua program studi sebagai unsur pelaksana implementasi kebijakan perguruan tinggi seperti kemampuan membuat planning memonitoring proses pembelajaran memberikan motivating kepada mahasiswa dan menjalin networking untuk mendukung pengalaman belajar mahasiswa. Life skill mahasiswa juga dapat ditingatkan melalui peran dosen sebagai fasilitator motivator perekayasa pembelajaran dan pemberi inspirasi kepada mahasiswa. Motivasi belajar mahasiswa sebagai mediator antara perilaku manajerial dan peran dosen melalui minat mahasiswa terhadap proses pembelajaran kebutuhan belajar sikap membangkitkan belajar dan keinginan mendapatkan insentif berupa kepuasan diri dan penghargaan dari pihak lain. Pengalaman belajar mahasiswa sebagai mediator dari peran dosen sebagai wujud berjalannya proses pembelajaran yang dirancang oleh dosen sehingga mampu memberikan pengalaman yang bermakna melalui concrete experience reflective observation abstract conceptualization dan active experiment. Tujuan penelitian ini ada tiga yaitu (1) mengetahui perilaku manajerial (MH) peran dosen (LR) motivasi belajar mahasiswa (LM) pengalaman belajar mahasiswa (LE) dan life skill mahasiswa (LS) pada perguruan tinggi swasta di Jawa timur (2) menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung (a) MH terhadap LR (b) MH terhadap LM (c) LR terhadap LM (d) LR terhadap LE (e) LR terhadap LS (f) LM terhadap LS (g) LE terhadap LS (h) LE terhadap LM (i) MH terahdap LS melalui LR (j) MH terhadap LS melalui LM (k) MH terhadap LM melalui LR (l) LR terhadap LS melalui LM (m) LR terhadap LS melalui LE (n) LE terhadap LS melalui LM (3) menghasilkan model teoritis dan empiris tentang pengaruh antara perilaku manajerial ketua program studi peran dosen motivasi dan pengalaman belajar terhadap life skill mahasiswa pada perguruan tinggi swasta di Jawa Timur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenisnya explanatory research dengan desain survei terstruktur. Variabel terdiri dari perilaku manajerial ketua program studi dan peran dosen sebagai variabel bebas motivasi dan pengalaman belajar mahasiswa sebagai variabel mediator dan life skill mahasiswa sebagai variabel terikat. Populasi sebanyak 18.413 mahasiswa dan sampel sebanyak 1.386 mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jawa Timur melalui teknik sampling kluster wilayah dan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan aplikasi Excel untuk uji deskriptif SEM PLS dan AMOS dengan pengujian asumsi SEM AMOS untuk uji confirmatory factor analysis (CFA) uji hipotesis dan kecocokan model. Penelitian ini menghasilkan yang pertama yaitu (1) profil demografi jenis kelamin responden laki-laki sebanyak 34 8% dan perempuan sebanyak 65 5% (2) profil demografi responden berusia 18-25 tahun sebanyak 99 6% dan usia lebih dari 25 tahun sebanyak 0 4% (3) variabel perilaku manajerial ketua program studi peran dosen motivasi belajar dan life skill dipersepsikan kategori tinggi dan pengalaman belajar berkategori sedang oleh mahasiswa perguruan tinggi swasta di Provinsi Jawa Timur dengan nilai rata-rata jawaban responden pada variabel perilaku manajerial ketua program studi sebesar 3 409 peran dosen sebesar 3 541 motivasi belajar mahasiswa 3 503 pengalaman belajar mahasiswa sebesar 3 301 life skill mahasiswa sebesar 3 397. Hasil penelitian yang kedua menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh perilaku manajerial kaprodi terhadap peran dosen (2) ada pengaruh perilaku manajerial kaprodi terhadap motivasi belajar (3) ada pengaruh peran dosen terhadap motivasi belajar (4) ada pengaruh peran dosen terhadap pengalaman belajar (5) ada pengaruh peran dosen terhadap life skill mahasiswa (6) ada pengaruh motivasi belajar terhadap life skill mahasiswa (7) ada pengaruh pengalaman belajar terhadap life skill mahasiswa (8) ada pengaruh pengalaman belajar terhadap motivasi belajar mahasiswa (9) ada pengaruh tidak langsung perilaku manajerial kaprodi terhadap life skill mahasiswa melalui peran dosen (10) ada pengaruh tidak langsung perilaku manajerial kaprodi terhadap life skill melalui motivasi belajar (11) ada pengaruh tidak langsung perilaku manajerial kaprodi terhadap motivasi belajar melalui peran dosen (12) ada pengaruh tidak langsung peran dosen terhadap life skill melalui motivasi belajar mahasiswa (13) ada pengaruh tidak langsung peran dosen terhadap life skill melalui pengalaman belajar mahasiswa (14) ada pengaruh tidak langsung pengalaman belajar terhadap life skill melalui motivasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian yang ketiga menunjukkan bahwa bahwa model penelitian empiris sesuai dengan model teoritis. Penelitian berkontribusi kepada (1) pemimpin perguruan tinggi pertimbangan kebijakan pembelajaran di lembaga non pendidikan tinggi (2) ketua program studi pertimbangan dalam pengelolaan organisasi program studi yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam mencapai life skill (3) dosen pertimbangan dosen sebagai pendamping dalam memilih model pembelajaran di dalam dan luar kelas (4) mahasiswa pertimbangan dalam memanfaatkan peran dosen di pembelajaran dan menganalisis ketercapaian perilaku manajerial ketua program studi dalam mendukung proses pembelajaran dan ketercapaian kebutuhan pengguna lulusan (5) Kemdiktisaintek pertimbangan kebijakan bentuk kegiatan pembelajaran dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di jenjang pendidikan tinggi (6) LLDIKTI VII bahan pertimbangan kebijakan akademik untuk pembangunan berkelanjutan khusus di Provinsi Jawa Timur (7) peneliti selanjutnya pertimbangan teori dan praktis dari perilaku manajerial dari pimpinan program studi yang melibatkan kerjasama mitra untuk pembelajaran di dalam dan luar kelas.