Skripsi
Hubungan self-acceptance dan konformitas dengan kematangan karier siswa smk / NILNA MAULIDYA KAMILA
Abstrak
Kematangan karier merupakan suatu bentuk kapasitas individu untuk menetapkan pilihan dan keputusan karier yang tepat serta realistis. Kematangan karier seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Self-Acceptance merupakan faktor yang dapat memengaruhi tingkat kematangan karier siswa. Siswa yang memiliki self-acceptance baik cenderung menganggap kelemahan yang dimilikinya merupakan bentuk suatu hal yang wajar sehingga individu tersebut mampu menyelaraskan hal tersebut dengan karier yang dipilih. Konfomitas juga dapat memengaruhi tingkat kematangan karier seseorang. Siswa yang melakukan konformitas secara wajar dan lebih bermanfaat serta memberikan dampak positif untuk menunjang tingkat kematangan yang tinggi cenderung telah yakin dengan pilihan karier yang dijalani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-acceptance dan konformitas dengan kematangan karier. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi yang digunakan yakni siswa kelas X dan XI di SMK Negeri 3 Malang yang berjumlah 510 siswa dengan sampel sejumlah 181 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proportional statified random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini yakni skala penerimaan diri skala konformitas (conformity scale) dan skala kematangan karier (Career Development Inventory).Sedangkan teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini melalui uji regresi linear berganda diketahui bahwa hubungan antara self-acceptance dengan kematangan karier menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05 dan hubungan antara konformitas dengan kematangan karier diperoleh nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05. Artinya self-acceptance dan konfomitas memiliki hubungan dengan kematangan karier. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ditemukan adanya hubungan antara self-acceptance dan konformitas dengan kematangan karier pada siswa SMK. Temuan dari penelitian ini dapat menjadi sumber rujukan atau acuan bagi guru BK untuk menyusun dan mengembangkan program layanan bimbingan dan konseling bidang karier dalam upaya untuk meningkatkan kematangan karier siswa. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi yang digunakan yakni siswa kelas X dan XI di SMK Negeri 3 Malang yang berjumlah 510 siswa dengan sampel sejumlah 181 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proportional statified random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini yakni skala penerimaan diri skala konformitas (conformity scale) dan skala kematangan karier (Career Development Inventory).Sedangkan teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini melalui uji regresi linear berganda diketahui bahwa hubungan antara self-acceptance dengan kematangan karier menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05 dan hubungan antara konformitas dengan kematangan karier diperoleh nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05. Artinya self-acceptance dan konfomitas memiliki hubungan dengan kematangan karier. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ditemukan adanya hubungan antara self-acceptance dan konformitas dengan kematangan karier pada siswa SMK. Temuan dari penelitian ini dapat menjadi sumber rujukan atau acuan bagi guru BK untuk menyusun dan mengembangkan program layanan bimbingan dan konseling bidang karier dalam upaya untuk meningkatkan kematangan karier siswa.