Skripsi
Pelaksanaan praktik kerja lapangan siswa SMK teknik pemesinan di PT. Kalitelu teknik / Muhammad A\'mal Azzaky
Abstrak
Pelaksanaan PKL di PT. Kalitelu Teknik banyak siswa yang pasif kurang berinteraksi dengan karyawan sehingga dapat menghambat kegiatan PKL. Penyebabnya meliputi minimnya koordinasi industri dengan siswa ketiadaan job description yang jelas serta tidak diterapkannya aturan yang telah disepakati oleh sekolah. Selain itu pihak industri tidak mengadakan evaluasi terkait PKL. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan PKL siswa SMK Teknik Pemesinan di PT. Kalitelu Teknik dan untuk memberi rekomendasi dari permasalahan yang terjadi pada PKL siswa SMK Teknik Pemesinan di PT. Kalitelu Teknik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di PT. Kalitelu Teknik Kabupaten Tulungagung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga tahapan meliputi tahapan reduksi data display data dan pengambilan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PKL di PT. Kalitelu Teknik memiliki proses pendaftaran yang fleksibel dan persyaratan sederhana seperti surat pengantar dari sekolah berumur 17 tahun BPJS ketenagakerjaan dan kelengkapan K3. Selama PKL siswa mengerjakan jobdesk yang diberikan karyawan seperti membubut ulir mengelas rangka H beam menggerinda hasil pengelasan serta mengoperasikan mesin CNC dan Plasma Cutting untuk pembuatan komponen. Kemampuan yang dibutuhkan siswa PKL yaitu kemampuan dalam membubut menggerinda mengoperasikan mesin CNC mengelas dan menggunakan plasma cutting. Tantangan yang dihadapi mencakup kurangnya penerapan K3 ketidakjelasan jobdesk tidak adanya evaluasi serta minimnya komunikasi antara siswa karyawan dan guru pembimbing lapangan. Untuk meningkatkan efektivitas PKL diperlukan koordinasi siswa antara siswa dan guru pembimbing evaluasi berkala serta penetapan jobdesk yang lebih terstruktur. Siswa juga perlu mengembangkan kemampuan komunikasi agar lebih aktif bertanya dan berdiskusi dengan karyawan demi pemahaman yang lebih mendalam.