Skripsi
Hubungan keikutsertaan program Kampus mengajar dengan soft skills mahasiswa Universitas Negeri Malang / Syakhshiyatin Nur Labieqoh
Abstrak
Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari inisiatif dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Indonesia. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam pengabdian masyarakat khususnya di sektor pendidikan. Melalui program Kampus Mengajar mahasiswa ditempatkan di sekolah dasar maupun menengah dengan tujuan membantu meningkatkan mutu pendidikan di wilayah 3T (tertinggal terdepan dan terluar) serta memperkaya pengalaman mahasiswa sebagai calon pendidik. Program Kampus Mengajar dirancang untuk membekali mahasiswa dengan berbagai keterampilan dan kemampuan agar mampu menjadi mitra bagi para guru dalam menciptakan inovasi pembelajaran serta merancang strategi dan model pembelajaran yang kreatif kreatif menarik dan efektif. Rumusan masalah penelitian ini antara lain (1) seberapa tingkat keikutsertaan program Kampus Mengajar mahasiswa Universitas Negeri Malang (2) seberapa tingkat soft skills mahasiswa Universitas Negeri Malang (3) adakah hubungan keikutsertaan program Kampus Mengajar dengan soft skills mahasiswa Universitas Negeri Malang (4) adakah perbedaan tingkat soft skills mahasiswa Universitas Negeri Malang berdasarkan fakultas . Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan tingkat keikutsertaan program Kampus Mengajar mahasiswa Universitas Negeri Malang (2) mendeskripsikan tingkat soft skills mahasiswa Universitas Negeri Malang (3) mendeskripsikan hubungan keikutsertaan program Kampus Mengajar dengan soft skills mahasiswa Universitas Negeri Malang (4) mendeskripsikan perbedaan tingkat soft skills mahasiswa Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan korelasional. Lokasi penelitian berada di Universitas Negeri Malang dengan populasi penelitian yaitu mahasiswa Universitas Negeri Malang yang berpartisipasi dalam program Kampus Mengajar angkatan 7 dan 8. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik proportional random sampling sehingga diperoleh 306 responden dari delapan fakultas yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket atau kuesioner secara online menggunakan Google Form. Untuk menguji hipotesis data dianalisis dengan uji korelasi Spearman guna mengetahui tingkat keeratan hubungan antara variabel independen yaitu program Kampus Mengajar (X) dan variabel dependen yaitu soft skills mahasiswa (Y). Berdasarkan data penelitian yang telah dianalisis maka diperoleh kesimpulan yang menyatakan bahwa (1) mahasiswa Universitas Negeri Malang menunjukkan tingkat keikutsertaan yang tinggi dalam program Kampus Mengajar dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan pembelajaran pendampingan adaptasi teknologi dan administrasi sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa program ini telah berhasil mendorong mahasiswa untuk berperan secara nyata dalam proses pendidikan di sekolah (2) mahasiswa Universitas Negeri Malang yang mengikuti program Kampus Mengajar memiliki soft skills yang sangat tinggi seperti komunikasi kolaborasi berpikir kritis manajemen waktu dan kecerdasan emosional. Program Kampus Mengajar menjadi wadah yang efektif untuk membentuk karakter dan kemampuan interpersonal mahasiswa melalui pengalaman langsung di sekolah mitra (3) terdapat hubungan yang signifikan antara variabel tingkat keikutsertaan mahasiswa dalam program Kampus Mengajar dengan tingkat soft skills mahasiswa. Semakin aktif mahasiswa terlibat dalam melaksanakan program maka cenderung diikuti oleh peningkatan soft skills yang diperoleh. Dengan demikian variabel keikutsertaan program Kampus Mengajar dapat dianggap sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan soft skills mahasiswa Universitas Negeri Malang (4) tingkat soft skills mahasiswa tidak dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang fakultas mahasiswa Universitas Negeri Malang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka saran yang dapat diberikan sebagai berikut (1) bagi mahasiswa diharapkan berpartisipasi aktif dalam program Kampus Mengajar karena kegiatan tersebut berhubungan dengan soft skills mahasiswa serta mampu memberikan pengalaman professional (2) bagi Kepala Departemen Universitas Negeri Malang diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih sistematis baik melalui pembekalan sebelum penugasan maupun evaluasi pasca-program sehingga pengalaman mahasiswa dalam program Kampus Mengajar dapat memberikan dampak maksimal terhadap peningkatan kompetensi non-akademik mahasiswa (3) bagi Rektor Universitas Negeri Malang diharapkan terus mendukung partisipasi mahasiswa secara lebih luas ke seluruh fakultas maupun departemen memperkuat sistem pembinaan dan monitoring program Kampus Mengajar agar capaian soft skills mahasiswa lebih optimal (4) bagi Dekan Fakultas Universitas Negeri Malang diharapkan terus mendukung dan memfasilitasi keikutsertaan mahasiswa dalam program Kampus Mengajar atau program sejenisnya dengan memberikan pembekalan yang lebih matang khususnya bagi Dekan FT dan FIK. Hal ini penting dilakukan agar capaian pembelajaran mahasiswa dapat lebih optimal mengingat pelaksanaan program Kampus Mengajar berhubungan dengan soft skills mahasiswa (5) bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengkaji perbedaan soft skills mahasiswa sebelum dan sesudah mengikuti program Kampus mengajar atau program lainnya yang termasuk dalam kebijakan Kampus Berdampak.