Skripsi
Pengaruh kecerdasan emosi terhadap sibling rivalry pada anak usia 10-12 tahun / Galuh Octa Rastika
Abstrak
Hubungan antar saudara kandung memiliki karakteristik ikatan yang beragam ada yang jauh dan ada yang dekat ada yang bentuknya positif ada pula yang bentuknya negatif. Pola interaksi hubungan yang bentuknya negatif akan melahirkan yang namanya sibling rivalry. Faktor yang paling dominan mempengaruhi sibling rivalry adalah kecerdasan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosi dengan sibling rivalry pada anak usia 10 ndash 12 tahun serta dengan mengontrol jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah partisipan sebanyak 60 anak berusia 10-12 tahun. Instrumen yang digunakan adalah The Assessing Emotions Scale untuk mengukur kecerdasan emosi dan Sibling Relationship Inventory untuk mengukur sibling rivalry. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara kecerdasan emosi terhadap sibling rivalry terlepas dari jenis kelamin anak artinya baik laki-laki maupun perempuan yang mengalami sibling rivalry dipengaruhi oleh kecerdasan emosi. Kontribusi variabel bebas memberikan sumbangan sebesar 11 81% artinya variasi sibling rivalry dapat dijelaskan oleh variabel kecerdasan emosi dengan mengontrol jenis kelamin dalam model. Temuan ini mengindikasikan bahwa untuk mengatasi sibling rivalry dapat menggunakan intervensi berbasis kecerdasan emosi terlepas dari jenis kelamin anak. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan kecerdasan emosi untuk mengurangi sibling rivalry baik kepada perempuan maupun laki-laki.