Tesis
Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di UPT SDN Sumberdadi Kabupaten Blitar / Wildan Irwahyudi
Abstrak
Kurikulum Merdeka yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan Indonesia salah satunya melalui penguatan karakter peserta didik melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). P5 dirancang sebagai kegiatan kokurikuler yang bertujuan untuk membentuk enam dimensi karakter pelajar Pancasila antara lain beriman dan bertakwa berkebhinekaan global gotong royong mandiri bernalar kritis dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perencanaan dan pelaksanaan P5 di UPT SD Negeri Sumberdadi sekolah dasar pelaksana Kurikulum Merdeka jalur mandiri berbagi sekaligus sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk menggali secara mendalam proses perencanaan dan pelaksanaan P5 di UPT SD Negeri Sumberdadi Kabupaten Blitar. Pemilihan pendekatan ini memungkinkan peneliti memahami fenomena secara holistik dan kontekstual melalui eksplorasi terhadap dinamika internal sekolah yang berstatus Sekolah Adiwiyata. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non-partisipan wawancara mendalam dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah guru kelas 1 amp 4 guru mapel PJOK dan PAI siswa 1 amp 4 komite dan orang tua sebagai informan utama dan guru dan siswa selain kelas 1 dan 4 sebagai informan tambahan. Teknik analisisnya menggunakan tahapan Stake. Melalui metode ini penelitian mampu menyajikan narasi deskriptif mengenai strategi tantangan serta praktik baik dalam perencanaan dan pelaksanaan P5 khususnya mengenai integrasinya dengan nilai-nilai lingkungan dan penguatan karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan P5 di UPT SD Negeri Sumberdadi dilakukan secara sistematis dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh warga sekolah termasuk guru kepala sekolah siswa komite dan orang tua. Proses perencanaan dimulai dengan mengidentifikasi visi dan misi sekolah sebagai dasar pemilihan tema yang kontekstual dan relevan seperti tema adiwiyata yang diwujudkan melalui proyek kewirausahaan berbasis budidaya dan pengolahan cabai. Sekolah membentuk tim fasilitator antar fase untuk merancang modul proyek yang terdiri dari pemetaan kebutuhan siswa penentuan topik alur aktivitas dan asesmen proyek menetapkan tujuan pembelajaran berdasarkan kompetensi dasar dan dimensi Profil Pelajar Pancasila menyusun alokasi waktu yaitu 7 jam setiap hari Sabtu secara konsisten dalam satu minggu serta menentukan elemen dan sub-elemen karakter yang dikembangkan yakni mandiri bergotong royong dan bernalar kritis sesuai dengan konteks projek. Keterlibatan aktif siswa dalam diskusi observasi lingkungan dan wawancara masyarakat juga menjadi bagian integral dalam perencanaan sehingga pembelajaran bersifat partisipatif dan berbasis kebutuhan nyata. Perencanaan ini memperlihatkan kesiapan lembaga dalam mendesain pembelajaran P5 yang adaptif terhadap konteks lokal dan mendukung penguatan karakter sesuai nilai-nilai Pancasila. Pelaksanaan dilakukan setiap hari Sabtu secara terjadwal dengan pendekatan berbasis aksi nyata mulai dari eksplorasi tema analisis masalah lingkungan sekitar perumusan solusi pelaksanaan aksi nyata hingga refleksi dan tindak lanjut bersama fasilitator siswa serta dukungan orang tua dan masyarakat.