UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengasuhan keluarga orang tua tunggal dalam mengembangkan kemampuan bersosialisasi anak di Desa Wadung ecamatan Pakisaji Kabupaten Malang / Nilla Aryani

Aryani, Nilla - Nama Orang;

Abstrak
Keluarga merupakan lingkungan sosial primer yang berperan penting dalam membentuk perkembangan sosial anak. Namun tingginya angka perceraian di Kabupaten Malang mengakibatkan bertambahnya keluarga orang tua tunggal yang harus mengemban peran ganda dalam pengasuhan anak. Fenomena pisah ranjang tanpa perceraian resmi di Desa Wadung Kecamatan Pakisaji menunjukkan anak-anak yang diasuh orang tua tunggal mengalami hambatan dalam bersosialisasi cenderung bermain sendirian dan kurang terlibat dalam kegiatan sosial. Keterbatasan waktu dan perhatian orang tua tunggal berdampak pada rendahnya kemampuan bersosialisasi anak yang seharusnya optimal pada usia 7-8 tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pengasuhan keluarga orang tua tunggal dalam mengembangkan kemampuan bersosialisasi anak di Desa Wadung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian berada di Desa Wadung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tahap reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya untuk menguji keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Orang tua tunggal menerapkan pola pengasuhan demokratis yang terstruktur dan adaptif dengan memberikan aturan konsisten pendekatan ketegasan yang disesuaikan dengan karakter anak serta sistem pengawasan kolaboratif yang melibatkan keluarga besar. Pengembangan kemampuan bersosialisasi dilakukan melalui kebebasan terkontrol dalam berinteraksi dengan teman sebaya pembelajaran sosial di lingkungan masyarakat dan dukungan keluarga extended dalam mengajarkan keterampilan sosial. (2) Kemampuan bersosialisasi anak menunjukkan dua tipe yang berbeda yaitu tipe terbatas (sifat pendiam lingkaran pertemanan kecil dan aktivitas bermain terbatas) serta tipe aktif (kemudahan bergaul memiliki banyak teman dan proaktif dalam interaksi). Kemampuan bersosialisasi tersebut meliputi kemampuan bermain dan berinteraksi dengan teman sebaya kemampuan menjalin persahabatan kemampuan bergaul dan berteman kemampuan adaptasi dengan teman baru kemampuan komunikasi dan interaksi dengan lingkungan sekitar serta kemampuan adaptasi dengan lingkungan masyarakat. Perkembangan kemampuan bersosialisasi kedua anak karena adanya faktor yang mempengaruhi seperti faktor pengasuhan orang tua faktor teman sebaya serta faktor lingkungan.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 2024.
Deskripsi Fisik
xv, 79 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
3508/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. PENGASUHAN - ORANG TUA TUNGGAL - KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK
2. PARENTING - SINGEL PARENTS - CHILDREN'S SOCIALIZATION SKILLS

Pembimbing
1. Sopingi, S.sos, M.pd; 2. Dr. Ica Purnamasari, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik