Skripsi
Golem : inovasi media geospasial untuk membangun kemampuan berpikir spasial / Adi Kusuma Wardana
Abstrak
Pembelajaran abad 21 melalui Kurikulum Merdeka menekankan pengembangan keterampilan kontekstual fleksibel dan inovatif sesuai kebutuhan global. Berpikir spasial merupakan kemampuan kognitif penting yang melibatkan konsep ruang alat representasi dan proses penalaran memungkinkan siswa memvisualisasikan dan menganalisis fenomena geografis. Eutrofikasi merupakan kondisi peningkatan nutrisi berlebih dalam ekosistem perairan yang menyebabkan pertumbuhan alga tidak terkendali. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama 1) menghasilkan media Geospatial Learning Media (GOLEM) yang layak digunakan 2) untuk menguji pengaruh media tersebut dalam membangun kemampuan berpikir spasial siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research amp Development (R amp D) dengan model ADDIE (Analysis Design Development Implementation Evaluation). Media GOLEM terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa melalui studi kasus eutrofikasi di Waduk Selorejo Kecamatan Ngantang yang ditunjukkan melalui uji independent sample t-test dengan nilai signifikansi 0 000. Peningkatan dicapai melalui tiga kegiatan 1) menganalisis fenomena eutrofikasi 2) mengenali karakteristik wilayah sungai dan 3) memahami dampak lingkungan. peneliti merekomendasikan media GOLEM untuk digunakan pada siswa yang memiliki kemampuan berpikir spasial yang kurang baik agar dapat meningkat.