Skripsi
Efektivitas kegiatan P5 dalam meningkatkan kemampuan benalar kritis siswa kelas viii SMPN 11 Malang melalui model pembelajaran experiential learning / Agung Alif Fajar Arifiyanto
Abstrak
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah kegiatan kokurikuler dalam kurikulum merdeka yang bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa salah satunya adalah kemampuan bernalar kritis. Pada penerapannya kegiatan P5 mengalami hamabatan dimana guru sebagai perancang kegiatan P5 belum bisa memilih model pembelajaran yang tepat bagi siswa. Maka dari itu perlu adanya model pembelajaran yang sesuai agar kegiatan P5 yang bertujuan untuk mengembangkan kemapuan bernalar kritis siswa dapat tercapai. Dari adanya pernyataan tersebut peneliti memiliki dua tujuan (1) mengetahui hubungan antara kemampuan bernalar kritis dengan hasil belajar siswa. (2) mengetahui tingkat efektivitas model experiential learning dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survey cross sectional dimana peneliti hanya akan mengambil data dalam satu waktu tertentu serta tidak melakukan pengambilan data secara terus menerus. Teknik analisis yang digunakan oleh peneliti berupa uji r untuk menjawab tujuan pertama dan uji t untuk menjawab tujuan kedua. Setelah peneliti melakukan analisis didapat bahwa kemampuan bernalar kritis siswa memiliki hubungan yang positif dengan hasil belajar siswa. Hasil penelitian juga menunjukanan bahwa model experiential learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa.