Skripsi
Peran kegiatan ekstrakurikuler untuk mencapai tujuan pendidikan nasional di SMK PGRI Kras Kediri. / Gagas Juneki Harmawan
Abstrak
Pendidikan di Indonesia diselenggarakan dengan tujuan untuk membentuk sebuah karkater pada peserta didik. Dalam tujuan pendidikan nasional dijelaskan bahwa pendidikan di Indonesia bertujuan untuk menjadikan peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia sehat berilmu cakap kreatif mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Karakter tersebut dibentuk berdasarkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Ekstrakurikuler yang merupakan salah satu bagian dari kurikulum memiliki tujuan untuk pengembangkan bakat dan minat peserta didik sehingga merupakan wadah yang cocok untuk mengembangkan karakter peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sehingga bisa mengembangkan karakter yang baik pada peserta didik. Selanjutnya juga untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Studi kasus dari penelitian ini adalah SMK PGRI Kras Kediri. Data penelitian diperoleh melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang diperoleh dianalisis dengan cara mereduksi data menyajikan data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kegiatan ekstrakurikuler di SMK PGRI Kras dilakukan mulai dari tahap perencanaan pengorganisasian pelaksanaan dan evaluasi. Semua tahapan tersebut melibatkan banyak pihak mulai dari kepala sekolah wakil kepala sekolah guru-guru pembina dan peserta didik sebagai anggota ekstrakurikuler. Dari manajemen yang dilakukan oleh SMK PGRI Kras juga diketahui bahwa karakter yang dikembangkan di berbagai jenis ekstrakurikuler yang berbeda bisa sama sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sekolah dalam penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SMK PGRI adalah adanya alokasi dana keterlibatan alumni dan ketersediaan guru pembina. Sedangkan faktor penghambatnya adalah sedikitnya antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keterbatasan waktu dan tidak adanya peraturan yang mewajibkan peserta didik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.