UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kreativitas, inovasi dan pemanfaatan teknologi oleh pemuda pada seni pertunjukan bantengan di Paguyuban SaptoAanom Buono Kelurahan Pesanggrahan Kota Batu / Azarya Christian Arswenda

Arswenda, Azarya Christian - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Arswenda Azarya C 2025. Kreativitas Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi oleh Pemuda pada Seni Pertunjukan Bantengan di Paguyuban Sapto Anom Buono Kelurahan Pesanggrahan Kota Batu.Program Studi Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang Pembimbing Drs. Petir Pudjantoro M.Si Kata Kunci bantengan kreativitas inovasi generasi muda teknologi media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bentuk kreativitas dan inovasi yang dikembangkan oleh pelaku seni Paguyuban Sapto Anom Buono (2) Mengetahui motif keterlibatan generasi muda dalam pelestarian seni pertunjukan bantengan (3) Mengetahui pemanfaatan teknologi dan media sosial dalam proses kreatif inovasi oleh Paguyuban Sapto Anom Buono. Penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dan sumber data melalui (1) observasi (2) wawancara (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan empat tahapan yaitu (1) pengumpulan data (2) reduksi data (3) sajian data (4) kesimpulan. Hasil penelitian (1) Kreativitas dan inovasi generasi muda dalam seni pertunjukan Bantengan terbukti pada (a) modifikasi gerakan tari dengan pengembangan gerakan tari kontemporer (b) alur cerita pertunjukan penciptaan naskah pertunjukan berjudul ldquo Adi Laga Nandaka Cana Pinggala Ing Sangguran rdquo (c) kolaborasi alat musik tradisional Banyuwangi Ponorogo dan gamelan khas Jawa Timur (d) kostum dan properti yang diseragamkan dan inovasi properti pertunjukan (e) penciptaan jingle sebagai identitas paguyuban (2) Motif keterlibatan generasi muda dalam pelestarian Bantengan yaitu (a) pengaruh lingkungan sosial dan keluarga merujuk pada kelompok pertemanan dan doktrin dari keluarga (b) daya tarik inovasi dan kreativitas pertunjukan melalui hasil inovasi yang disajikan (c) promosi media sosial yang memungkinkan pertunjukan untuk diakses lebih luas serta efektif (d) media ekspresi diri yang dimaksud untuk menyalurkan kreativitas dan bakat minat (e) tantangan dan strategi pembinaan kurangnya konsistensi anggota serta kritik dari pihak luar paguyuban SAB terus berupaya menumbuhkan kedisiplinan dan semangat kolektif dalam komunitas (3) Pemanfaatan teknologi dan media sosial oleh paguyuban yaitu (a) integrasi dengan menggunakan teknologi sound system dan lighting (b) promosi melalui media sosial menggunakan Platform media sosial melalui konten dokumentasi kegiatan (c) konsistensi dan disiplin mengelola konten secara konsisten (d) transformasi budaya era digital yang dilakukan dengan pendekatan digital yang komunikatif kreatif dan partisipatif. Bentuk kreativitas dan inovasi yang dilakukan generasi muda dalam seni pertunjukan Bantengan di Paguyuban Sapto Anom Buono Kota Batu dibuktikan dengan modifikasi gerak tari menjadi lebih ekspresif dan emosional disempurnakan dengan tarian dengan atraksi api penciptaan naskah pertunjukan berjudul ldquo Adi Laga Nandaka Cana Pinggala Ing Sangguran rdquo yang menceritakan tentang pertempuran harimau dengan pendekar dan banteng. Paguyuban juga mengkolaborasikan alat musik tradisional yaitu selompret rebana kenong triangle gong kempul gamelan dan kendang Banyuwangi. Kostum dan properti juga turut diperbarui dengan udeng penandon kaos paguyuban serta komprang yang di seragamkan. Properti kepala banteng pun dimodifikasi agar lebih nyaman dan estetis. Selain itu penciptaan jingle sebagai identitas akustik paguyuban menjadi penanda eksistensi dan identitas. Adanya pengaruh lingkungan sosial seperti keluarga dan kelompok pertemanan menjadi faktor motif keterlibatan generasi pemuda. Doktrin sejak kecil dari keluarga yang memiliki latar belakang seniman atau simpatisan seni tradisi menjadi fondasi ketertarikan. Inovasi yang ditampilkan dalam pertunjukan juga menjadi daya tarik tersendiri. Generasi muda melihat Bantengan sebagai ruang untuk berekspresi dan berkreasi. Adanya promosi melalui media sosial memperluas jangkauan audiens dan menciptakan ruang apresiasi yang lebih besar melalui Instagram TikTok dan YouTube. Seni Bantengan juga dimaknai sebagai media ekspresi diri di mana para anggota dapat menyalurkan minat ide dan semangat berkarya secara kolektif. Tantangan internal dialami paguyuban seperti kurangnya konsistensi anggota serta kritik dari luar menjadi motivasi bagi paguyuban untuk membangun strategi pembinaan. Upaya ini mencakup penguatan kedisiplinan dan nilai gotong royong dalam komunitas. Paguyuban memanfaatkan teknologi audio-visual yaitu ligthing serta soundsystem paguyuban juga melakukan promosi melalui platform digital seperti YouTube TikTok dan Instagram yang bertujuan untuk melestarikan kesenian Bantengan serta mengelola unggahan konten yang berupa foto dan video dari dokumentasi kegiatan pertunjukan secara konsisten dan kreatif. Transformasi budaya melalui era digital dilakukan secara komunikatif dan partisipatif sesuai dengan perkembangan zaman. Berdasarkan penelitian kreativitas inovasi dan pemanfaatan teknologi oleh generasi muda pada seni pertunjukan bantengan di Paguyuban Sapto Anom Buono Kelurahan Pesanggrahan Kota Batu peneliti bermaksud memberikan saran yang diharapkan mampu memberikan manfaat yaitu (1) Bagi Paguyuban Sapto Anom Buono (a) pelatihan teknologi bagi anggota untuk meningkatkan kualitas pertunjukan serta kemampuan dokumentasi yang lebih profesional dan menarik (b) Kolaborasi dengan konten kreator dan komunitas budaya untuk memperkuat branding paguyuban dan memperluas jaringan promosi secara organik (c) Peningkatan kualitas konten edukatif agar dapat menjadi media pembelajaran budaya yang menarik bagi generasi muda (2) Bagi penelitian lanjutan untuk mengkaji dampak jangka panjang dari pemanfaatan teknologi terhadap pelestarian nilai nilai tradisional dalam kesenian Bantengan agar tetap selaras antara inovasi dan pelestarian budaya.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), 2025.
Deskripsi Fisik
xiv, 79 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
3472/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2025
Subjek
1. BANTENGAN - KREATIVITAS - INOVASI - GENERASI MUDA - TEKNOLOGI - MEDIA SOSIAL
2. BANTENGAN - CREATIVITY - INNOVATION - YOUNG GENERATION - TECHNOLOGY - SOCIAL MEDIA

Pembimbing
1. Drs. Petir Pudjantoro, M.si
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik