Skripsi
Pengaruh pemberian moseil (moringa oleifera seed oil) sebagai agen anti-liver fibrosis terhadap ekspresi enzim mmp-1 pada mencit (mus musculus) yang diinduksi karbon tetraklorida / Ernisha Ulmafiroh
Abstrak
Fibrosis hati merupakan kondisi patologis akibat akumulasi kolagen berlebih dalam jaringan hati sebagai respons terhadap cedera kronis seperti paparan karbon tetraklorida (CCl4). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian minyak biji kelor (Moringa oleifera Seed Oil/MOSEIL) terhadap ekspresi enzim Matrix Metalloproteinase-1 (MMP-1) dan akumulasi kolagen sebagai indikator aktivitas antifibrotik pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi CCl4. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan enam kelompok perlakuan dan lima ekor mencit per kelompok. Analisis histologis dilakukan dengan pewarnaan Hematoxylin-Eosin (H amp E) imunohistokimia (IHK) untuk ekspresi MMP-1 dan Picrosirius Red (PSR) untuk visualisasi kolagen. Hasil menunjukkan bahwa MOSEIL secara signifikan menurunkan ekspresi MMP-1 (p 0 000 Welch rsquo s ANOVA) dan akumulasi kolagen terutama pada kelompok perlakuan dengan rasio CCl4 MOSEIL 1 16 (P2). Berat badan mencit menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p 0 005 One Way ANOVA) sedangkan berat organ hati tidak berbeda signifikan (p 0 216). Temuan ini mengindikasikan bahwa MOSEIL memiliki potensi sebagai agen hepatoprotektif dan antifibrotik alami dengan menekan ekspresi MMP-1 dan mengurangi deposisi kolagen pada jaringan hati yang mengalami fibrosis.