UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan budaya organisasi dan tanggung jawab peserta didik terhadap implementasi proyek penguatan profil pelajar Pancasila (p5) SMP di Kecamatan Turen Kabupaten Malang / Ayuni Linda Agustina Sari

Sari, Ayuni Linda Agustina - Nama Orang;

Abstrak
Sari Ayuni Linda Agustina. (2024). Hubungan Budaya Organisasi dan Tanggung Jawab Peserta Didik terhadap Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMP di Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Skripsi. Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Ahmad Yusuf Sobri S. Sos. M. Pd. (II) Dr. Ahmad Nurabadi S. Pd. M. Pd. Kata Kunci budaya organisasi tanggung jawab peserta didik implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila Budaya organisasi adalah nilai-nilai norma dan kebiasaan yang menjadi ciri khas lingkungan sekolah. Budaya organisasi yang kuat dan positif dapat memberikan dukungan yang signifikan terhadap keberhasilan implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Budaya organisasi yang lemah atau tidak mendukung dapat menghambat pencapaian tujuan proyek tersebut. Tanggung jawab peserta didik memegang peranan penting dalam keberhasilan proyek penguatan profil pelajar pancasila. Tanggung jawab peserta didik mencakup keterlibatan aktif dalam kegiatan pembelajaran penghormatan terhadap aturan sekolah serta kesediaan untuk menginternalisasi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks penguatan profil pelajar pancasila rasa tanggung jawab ini sangat penting untuk mendorong siswa berperan aktif dalam kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Maka penelitian ini digunakan untuk mengetahui dan mendeskripsikan hubungan antara budaya organisasi dan tanggung jawab peserta didik terhadap keberhasilan dalam pengimplementasian proyek penguatan profil pelajar pancasila di sekolah-sekolah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif yang terdapat tiga variabel yaitu budaya organisasi tanggung jawab peserta didik dan implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Tujuannya untuk mengetahui dan mendeskripsikan hubungan budaya organisasi dan tanggung jawab peserta didik terhadap implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila SMP di Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Proses pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket kertas yang melibatkan tahap pengukuran dan analisis data. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas 8 dari 14 SMP se-Kecamatan Turen. Pemilihan anggota sampel sejumlah 355 peserta didik menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri dari 59 butir pernyataan. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan bantuan SPSS for Windows Version 26.0 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi budaya organisasi secara keseluruhan adalah sebagai berikut 5 peserta didik atau 1 4% menyatakan kurang setuju 229 peserta didik atau 64 5 % menyatakan setuju sedangkan 121 peserta didik atau 34 1% menyatakan sangat setuju. Berdasarkan nilai yang diperoleh disimpulkan keseluruhan budaya organisasi di Kecamatan Turen sudah terlaksana dengan baik. Distribusi frekuensi tanggung jawab peserta didik secara keseluruhan adalah sebagai berikut 12 peserta didik atau 3 4% menyatakan kurang setuju 190 peserta didik atau 53 5 % menyatakan setuju sedangkan 153 peserta didik atau 43 1% menyatakan sangat setuju. Berdasarkan nilai yang diperoleh disimpulkan keseluruhan tanggung jawab peserta didik di Kecamatan Turen sudah terlaksana dengan baik. Dan distribusi frekuensi implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) secara keseluruhan adalah sebagai berikut 10 peserta didik atau 2 8% menyatakan kurang setuju 225 peserta didik atau 63 4 % menyatakan setuju sedangkan 120 peserta didik atau 33 8% menyatakan sangat setuju. Berdasarkan nilai yang diperoleh disimpulkan keseluruhan implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila di Kecamatan Turen sudah terlaksana dengan baik. Berdasarkan data yang terkumpul setelah dilakukan analisis uji korelasi dapat diketahui bahwa variabel budaya organisasi (X1) nilai signifikansi 0 000 sehingga lebih kecil dari 0 05 (0 000 lt 0 05) artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara budaya organisasi dengan implemntasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dengan korelasi sebesar 0 646. Variabel tanggung jawab peserta didik (X2) diperoleh nilai signifikansi 0 000 lebih kecil dari 0 05 (0 000 lt 0 05) artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tanggung jawab peserta didik dengan implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dengan korelasi sebesar 0 674. Setelah dilakukan analisis korelasi berganda menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara budaya organisasi (X1) dan tanggung jawab peserta didik (X2) terhadap implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (Y) sebesar 0 727. Saran yang dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di masa yang akan datang 1) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang memberikan wawasan dan upaya yang lebih intensif dalam meningkatkan kualitas budaya organisasi di sekolah serta menumbuhkan rasa tanggung jawab peserta didik yang dapat diimplementasikan dalam program proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) 2) Kepala SMP se-Kecamatan Turen mempertimbangkan perbaikan dalam penanaman budaya organisasi di sekolah dan menyusun strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan tanggung jawab peserta didik melalui penerapan program proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) 3) Guru di SMP se-Kecamatan Turen menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan pertimbangan dalam memperbaiki pembelajaran khususnya dalam penerapan program proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) 4) Peserta didik di SMP se-Kecamatan Turen terus menjaga kualitas budaya organisasi dan meningkatkan rasa tanggung jawab mereka sebagai peserta didik melalui penerapan program proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) 5) Kepala Departemen Administrasi Pendidikan menambah sumber informasi yang tersedia di perpustakaan departemen sebagai panduan bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian serupa untuk memperkaya pemahaman mahasiswa administrasi pendidikan dalam pembuatan karya ilmiah 6) Peneliti selanjutnya menggunakan hasil penelitian ini sebagai tambahan referensi dan bahan rujukan dapat mengembangkan penelitian dengan pendekatan yang berbeda menambah variabel lain dan menyempurnakan penelitian selanjutnya untuk memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam bidang ini


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Administrasi Pendidikan, 2024.
Deskripsi Fisik
xiv, 136 hlm. : ilus
Bahasa
Indonesia
No Reg
3599/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH - TANGGUNG JAWAB PESERTA DIDIK
2. SCHOOL ORGANIZATIONAL CULTURE - STUDENT RESPONSIBILITIES

Pembimbing
1. Dr. Ahmad Yusuf Sobri, S.sos, M.pd; Ahmad Nurabadi, S.pd, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik