UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Manajemen strategis pada pelaksanaan ekstrakurikuler kelompok ilmiah remaja (KIR) dalam menghasilkan karya inovatif siswa (studi kasus di SMA Negeri 2 Kota Pasuruan) / Ikrinatus Sa\'diyah

Sa'diyah, Ikrinatus - Nama Orang;

Abstrak
Memasuki era globalisasi globalisasi dan revolusi industri 4.0. peserta didik dituntut untuk memiliki berbagai keterampilan abad ke-21 agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki adalah kemampuan berpikir kritis dan inovatif. Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menekankan pentingnya pengembangan kompetensi abad ke-21 dalam Kurikulum Merdeka. Dalam hal ini kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu sarana strategis untuk mendukung pembentukan soft skills termasuk keterampilan berpikir kritis dan inovatif. Salah satu bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis dan inovatif adalah Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Ekstrakurikuler ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan ide-ide kreatif melakukan penelitian sederhana menyusun karya tulis ilmiah serta mengikuti berbagai ajang kompetisi ilmiah. Proses dalam Ekstrakurikuler KIR tidak hanya menuntut peserta didik untuk mampu mengidentifikasikan masalah melaksanakan kajian Pustaka dan mengumpulkan data tetapi juga melatih mereka menyusun ide atau pemikiran yang logis dan menyampaikan solusi secara sistematis yang semuanya adalah komponen penting dalam berpikir kritis dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan manajemen strategis dalam kegiatan Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) di SMAN 2 Kota Pasuruan dalam menciptakan karya inovatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menekankan pada empat tahapan manajemen strategis yaitu perencanaan pengorganisasian penggerakan dan pengawasan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai manajemen strategis Ekstrakurikuler KIR di SMAN 2 Kota Pasuruan dalam menciptakan karya inovatif peserta didik ekstrakurikuler KIR di SMAN 2 Kota Pasuruan menjadi wadah yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis kreativitas dan inovasi peserta didik. Tema dan bentuk karya inovatif yang dihasilkan sangat beragam mulai dari esai proposal buku hingga prototipe produk yang menyesuaikan dengan kebutuhan lingkungan sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik tidak hanya belajar teori tetapi juga mampu menghasilkan solusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Pelaksanaan kegiatan KIR juga dilakukan secara terstruktur dan terencana mulai dari kegiatan rutin mingguan diklat Latihan gabungan pelatihan kunjungan tempat bersejarah bakti sosial hingga keikutsertaan dalam lomba-lomba. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan peserta didik tetapi juga melatih keterampilan bekerja sama kepemimpinan dan keberanian dalam berkarya. Manajemen strategis yang diterapkan oleh SMAN 2 Kota Pasuruan dalam mengelola Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) telah berjalan secara sistematis dan cukup ideal. Sekolah menerapkan tiga tahapan utama manajemen strategis yaitu tahap formula strategik tahap implementasi strategik dan tahap evaluasi strategik dengan melibatkan seluruh komponen baik pihak sekolah maupun peserta didik. Pada tahap formula strategik terdapat beberapa tahapan yang dilakukan sekolah yaitu (1) menyusun visi misi (2) menentukan penanggung jawab program (3) pengambilan keputusan. Pada langkah pertama pihak sekolah dan peserta didik bekerja sama merancang program kegiatan yang sejalan dengan visi-misi sekolah dan kebutuhan peserta didik. Dengan menyusun visi misi ekstrakurikuler yang selaras dengan visi misi sekolah. Kemudian langkah kedua dilanjutkan dengan menentukan penanggung jawab program dimulai dari menyusun struktur organisasi menyusun perencanaan kegiatan jadwal kegiatan menyusun RAB tata tertib dengan tujuan agar organisasi bisa berjalan lebih terarah dan terstruktur yang mempengaruhi kelancaran kedepannya. Setelah semua telah direncanakan maka tahap ketiga adalah tahap pengajuan kepada Waka Kesiswaan untuk bisa diputuskan apakah kegiatan bisa dilanjutkan berjalan atau ada perbaikan kembali. Tahap implementasi ini dilaksanakan dengan mendorong peserta didik aktif dalam riset dan kegiatan ilmiah. Setiap akan menjalankan program kegiatan peserta didik melakukan konsultasi kepada guru pembimbing atau guru pelatih agar proses lebih berjalan terarah. Guru pembina dan guru pelatih senantiasa menjalankan perannya dengan sebaik mungkin agar peserta didik terfasilitasi dengan maksimal. Meskipun ada kendala di dalam implementasi seperti bentroknya jadwal dengan kegiatan lain pihak sekolah mampu mengatasinya dengan pendekatan yang fleksibel dan dukungan yang berkelanjutan. Tahap pengawasan dilakukan secara berkala untuk memantau dan mengevaluasi keterlibatan serta kontribusi peserta didik. Apresiasi diberikan tidak hanya pada hasil tetapi juga pada proses dan konsistensi peserta didik. Evaluasi dilakukan melalui laporan dan dokumentasi serta publikasi hasil kegiatan sebagai bentuk penghargaan dan motivasi. Maka dengan penerapan manajemen strategis yang terstruktur Ekstrakurikuler KIR di SMAN 2 Kota Pasuruan mampu menjadi wadah yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis kreativitas dan inovasi peserta didik. Manajemen strategis yang diterapkan SMAN 2 Kota Pasuruan dalam Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) telah membuahkan capaian kinerja yang nyata dan membanggakan. Seluruh proses mulai dari penyusunan visi misi hingga evaluasi dijalankan secara sistematis dengan melibatkan peserta didik secara aktif. Peserta didik diberikan ruang untuk mengeksplorasi ide membuat karya inovatif dan mengikuti berbagai lomba ilmiah. Prestasi yang berhasil diraih seperti medali emas di ajang KIR Internasional dan medali perak di GYII IPB menjadi bukti keberhasilan strategi ini. Karya-karya mereka seperti pakan ikan dari susu kadaluarsa dan snack bar pencegah stunting tidak hanya kreatif tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Administrasi Pendidikan, 2025.
Deskripsi Fisik
xv, 166 hlm. : ilus
Bahasa
Indonesia
No Reg
3635/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2025
Subjek
1. EKSTRAKURIKULER - KELOMPOK ILMIAH REMAJA (KIR) - KARYA INOVATIF
2. EKSTRAKURIKULER - MANAJEMEN STRATEGI
3. EXTRACURRICULAR - TEENAGE SCIENCE GROUP (KIR) - INNOVATIVE WORK

Pembimbing
1. Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.pd; 2. Ahmad Nurabadi, S.pd, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik