Skripsi
Efektivitas waktu kontak eco-enzyme dan slow sand filter dalam mereduksi kadar biochemical oxygen demand (bod) pada air limbah tahu / Alfian Ihza Mahendra
Abstrak
Air limbah tahu merupakan limbah cair sisa proses produksi tahu yang memiliki zat berbahaya baik fisik maupun kimia dan perlu diolah kembali agar air yang dirilis ke badan air tidak tercemar. Eco-enzyme SSF dan kombinasi antar keduanya menjadi beberapa alternatif solusi yang dapat diaplikasikan untuk mereduksi kadar BOD pada air baku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas variasi waktu kontak eco-enzyme SSF dan kombinasi dalam mereduksi kadar BOD yang terkandung pada air limbah tahu. Penelitian ini memakai metode eksperimen kuasi dengan desain one group pre-test post-test. Penggunaan eco-enzyme dilakukan dengan pemberian dosis 10% dari air limbah tahu yang dipakai dan variasi waktu kontak selama 10 15 dan 20 hari. Sedangkan penggunaan SSF dilakukan dengan variasi waktu kontak 3 6 dan 9 hari. Prosedur kombinasi dilakukan dengan menggabungkan kedua metode tersebut dan variasi waktu kontak yang bervariasi. Hasil dari tiap perlakuan diujikan di laboratorium. Hasil analisis menunjukkan bahwa SSF menjadi perlakuan yang paling efektif dengan hasil penurunan tertinggi mencapai 143 mg/l dibandingkan dengan eco-enzyme yang mengalami kenaikan mencapai 18.985 mg/l dan kombinasi yang beragam. Variasi waktu kontak juga secara signifikan memengaruhi efektivitas penurunan BOD di mana SSF menunjukkan performa terbaik dalam waktu yang relatif lebih singkat.