UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis struktur cerita dan problematika keterampilan menyadur cerita rakyat peserta didik kelas vi SD Negeri 2 Plosokerep / Landung Reicika Anaputri

Anaputri, Landung Reicika - Nama Orang;

Abstrak
Ketrampilan menyadur merupakan kemampuan seseorang untuk menulis kembali sebuah karangan menjadi karangan yang lain dengan tetap mempertahankan inti cerita dari karangan aslinya. Keterampilan menyadur berguna bagi peserta didik untuk berlatih menulis karangan. Karangan yang akan disadur dalam penelitian ini berbrntuk teks naratif berupa cerita rakyat dengan judul lsquo Malin Kundang rsquo . Menulis cerita rakyat sebagai teks naratif itu sendiri harus memuat struktur pembentuk teks naratif yaitu orientasi komplikasi dan resolusi. Menyadur cerita yang sudah ada sebelumnya harus memiliki kesesuaian inti cerita dengan cerita aslinya. hal tersebut biasanya terdapat pada ide pokok tiap paragraf. Kesesuaian inti cerita dapat dilihat dari kesesuaian unsur intrinsik utama yang menjadi ciri khas cerita tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan problematika keterampilan menyadur cerita rakyat peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Plosokerep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif analitik. Yang akan mendeskripsikan hasil analisis struktur saduran dan problematika yang dialami peserta didik ketika menyadur. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh dengan subjek 20 peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Plosokerep. Sumber data penelitian ini didapatkan dari dokumentasi hasil saduran hasil wawancara dan catatn lapangan hasil observasi penelitian. Hasil saduran peserta didik dinyatakan tidak tuntas. Ketidak tuntasan saduran peserta didik karena dalam saduran peserta didik tidak memiliki struktur komplikasi dan resolusi. Yang mana hal tersebut mengakibatkan tidak ditemukanya kesesuaian unsur intrinsik utama cerita rakyat Malin Kundang rsquo yaitu penokohan tema dan amanat. Dengan tidak tercapainya kedua hal tersebut menjadikan saduran peserta didik tidak tuntas sebagai saduran yang baik maupun sebagai teks naratif itu sendiri. Ketidak-tuntasan saduran peserta didik karena belum selesai menulis cerita dilatar belakangi oleh beberapa problematika. Pertama peserta didik tidak fokus karena mendapatkan distraksi eksternal yang membuat peserta didik tidak dapat menyelesaikan saduran. Kedua peserta didik tidak membaca cerita dengan seksama sehingga kesulitan memahami inti cerita dan menyebabkan kesulitan menuliskan cerita kembali menggunakan bahasa sendiri.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2025.
Deskripsi Fisik
xv, 113 hlm. : ilus
Bahasa
Indonesia
No Reg
3731/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2025
Subjek
1. CERITA RAKYAT - STRUKTUR CERITA
2. CERITA RAKYAT - PROBLEMATIKA KETERAMPILAN MENYADUR
3. FOLK STORIES - STORY STRUCTURE

Pembimbing
1. Dr. Erif Ahdhianto, S.pd, M.pd; 2. Dr. Alif Mudiono, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik