Skripsi
produksi ruang sosial melalui transformasi lahan hutan pinus plapar menjadi area wisata kuliner / Devina Agustya Ulin Nikma
Abstrak
Penelitian ini membahas perubahan fungsi lahan Hutan Pinus Plapar menjadi area wisata kuliner di mana sekitar 6% dari 22% kawasan hutan negara di Desa Selopanggung telah beralih fungsi. Penelitian ini menemukan bahwa Kedai Kopi 66 lebih mengutamakan konsep artistik dan emosional sementara warung kecil lebih bersifat fungsional. Perbedaan ini dipengaruhi oleh modal sumber daya manusia dan pengalaman dalam perencanaan ruang. Kapitalisasi ruang yang lebih matang menciptakan daya tarik psikologis dan sosial bagi konsumen. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara penelitian ini menunjukkan bahwa produksi dan reproduksi ruang berperan penting dalam menarik minat pengunjung dan membentuk lanskap wisata berbasis hutan. Kapitalisasi ruang dalam wisata kuliner bukan sekadar memanfaatkan suatu lahan tetapi juga strategi produksi ruang yang berorientasi pada keberlanjutan usaha dan ekspansi modal.