Skripsi
Pengaruh aerobic interval training terhadap performa lari 12 menit di Klub Jagaraga Runners Kebumen Jawa Tengah / Vincentius Padane
Abstrak
Klub Jagaraga Runners merupakan sebuah komunitas lari yang ada di Kebumen dan berdiri sejak 13 juni 2020. Komunitas ini perkumpulan orang orang pecinta dan pegiat olahraga lari/pelari rekreasi yang bisa dikatakan pelari pemula dan non atlet sehingga kebanyakan tidak mengerti tentang program latihan dengan jelas sehingga performa yang mereka miliki sulit meningkat. Aerobic Interval Training (AIT) adalah program latihan terstruktur yang bergantian antara interval lari intensitas sedang-tinggi dan periode pemulihan aktif. Program latihan yang digunakan yaitu interval 2 1 karena dengan metode latihan interval sudah terbukti efektif dan cocok diterapkan pada anggota klub tersebut untuk meningkatkan performa dan VO2Max. Tujuan pada penelitian kali ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh AIT terhadap performa lari 12 menit pada pelari di klub Jagaraga Runners Kebumen. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu one-group Pretest-postest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 10 responden data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan aplikasi strava untuk mengetahui jarak dan waktu lari responden. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini yaitu lari 12 menit atau cooper test dimana perlakuan ini disesuaikan dengan kemampuan pelari dan sebagai tes untuk melakukan evaluasi. Program latihan yang digunakan yaitu AIT 2 1 jadi dua menit lari intensitas 85% dan diimbangi dengan satu menit pemulihan intensitas 55% dilakukan selama 10 kali pengulangan. Program latihan ini dilakukan selama 16 kali perlakuan dengan frekuensi latihan dua kali perminggu. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata hasil pretest 2 45km dan rata-rata hasil postest menjadi 2 68km sehingga hasil perbandingannya menunjukan hasil yang signifikan yaitu 0 00 pada nilai signifikan.