Skripsi
Pengaruh penambahan octane booster MMT pada bahan bakar pertalite dan pertamax terhadap daya sepeda motor yamaha aerox 155 / Bagus Putra Purwanto
Abstrak
Pertalite dan Pertamax merupakan dua jenis bahan bakar minyak yang banyak digunakan di Indonesia. Keduanya memiliki perbedaan nilai oktan yang berdampak pada tingkat efisiensi dan daya yang dihasilkan mesin pembakaran dalam (Rasyid 2017). Dengan adanya variasi kebutuhan konsumen yang menginginkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik tanpa mengorbankan daya mesin penambahan octane booster seperti MMT (Methylcyclopentadienyl Manganese Tricarbonyl) menjadi solusi yang banyak dipertimbangkan oleh para pengguna kendaraan bermotor. Penelitian ini dilakukan karane ingin membuktikan isu yang beredar dimasyarakat bahwasanya octane booster dapat meningkatkan daya kendaraan. Penelitian ini menggunakan metode True Experimental Design. Yang dimana dalam analisis datanya menggunakan aplikasi SPSS 27. Dan hasil-hasil yang didapatkan dari penelitian ini membuktikan bahwa octane booster tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya sepeda motor Yamaha Aerox 155 yang menggunakan bahan bakar Pertalite dan Pertamax. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Octane Booster MMT tidak menghasilkan pengaruh yang signifikan terhadap daya sepeda motor Yamaha Aerox 155 yang menggunakan bahan bakar Pertalite dan Pertamax. Dan saran untuk penelitian kedepannya agar dapat melakukan penelitian tambahan dibeberapa aspek seperti pengaruh Octane Booster MMT terhadap emisi gas buang kendaraan dan apa efek samping dari penggunaan Octane Booster MMT dalam jangka waktu yang lama terhadap mesin kendaraan.