Skripsi
Pengaruh pembelajaran metode montessori media arrow puzzle untuk meningkatkan kemampuan membaca braille tunanetra di Rehabilitasi Sosial Bina Netra Kota Malang / Adelia Ayu Anggraini
Abstrak
Kemampuan membaca merupakan bagian penting dari literasi yang tidak hanya menunjang pemahaman informasi tetapi juga mendukung kemandirian dan partisipasi sosial seseorang. Bagi tunanetra kemampuan membaca Braille tetap menjadi aspek krusial meskipun teknologi bantu seperti screen reader semakin berkembang. Braille memberikan akses terhadap struktur bahasa tata kalimat dan simbol ilmiah secara mandiri sekaligus melatih daya ingat dan konsentrasi. Namun dalam praktiknya tidak semua tunanetra memiliki akses atau motivasi yang memadai untuk menguasai Braille secara utuh. Berdasarkan permasalahan di RSBN Kota Malang kesulitan membaca Braille secara utuh yang dialami oleh salah satu subjek tunanetra (AY) berusia 30 tahun khususnya dalam aspek decoding dan pengenalan struktur kalimat yang dipengaruhi oleh rendahnya motivasi belajar kurangnya dukungan pembelajaran Braille sejak dini rasa tidak percaya diri serta kesulitan mengelola kecemasan saat membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran metode Montessori berbantuan media Arrow Puzzle terhadap peningkatan kemampuan membaca Braille pada tunanetra di Rehabilitasi Sosial Bina Netra Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen Single Subject Research (SSR) model A-B-A. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan pengukuran kecepatan akurasi serta kelancaran membaca Braille. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline-1 (A1) kemampuan membaca subjek berada pada tingkat dasar ditandai dengan kemampuan membaca hanya 1 ndash 2 kata dalam satu kalimat dengan alur terbata-bata dan tingkat akurasi rendah. Setelah diberikan intervensi melalui pembelajaran Montessori berbantuan media Arrow Puzzle terjadi peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Braille. Subjek mampu membaca hingga 18 kata dalam waktu 60 detik dengan alur yang lancar peningkatan akurasi dan penguasaan struktur kalimat yang lebih baik. Pada fase baseline-2 (A2) hasil menunjukkan kestabilan kemampuan membaca yang telah dicapai selama intervensi menandakan bahwa pengaruh pembelajaran tetap bertahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran metode Montessori berbantuan media Arrow Puzzle memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan kemampuan membaca Braille khususnya dalam hal decoding pengenalan kata struktur kalimat serta membangun kepercayaan diri dan motivasi belajar pada tunanetra.