Skripsi
Milkindo sebagai ruang belajar dalam pendidikan informal / EDWIN SATYA SUHANTYO
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan informal sebagai bagian dari pendidikan sepanjang hayat yang dapat terjadi di luar institusi formal. Dalam konteks ini wisata edukasi Milkindo Berka Abadi dipilih sebagai objek penelitian karena menawarkan pengalaman belajar berbasis aktivitas langsung yang berkaitan dengan peternakan pertanian dan interaksi lingkungan. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran yang berlangsung di Milkindo sebagai ruang belajar informal yang dibentuk melalui aktivitas sosial simbolik dan fisik dengan pendekatan teori produksi ruang dari Henri Lefebvre. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena pembelajaran di Milkindo secara mendalam. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin validitas temuan penelitian ini menggunakan triangulasi sumber yakni melibatkan warga belajar (warga belajar) dan fasilitator(fasilitator) serta triangulasi teknik. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Milkindo secara efektif memiliki ruang belajar informal melalui aktivitas edukatif seperti memerah susu sapi memanah memberi makan hewan dan menanam padi. Interaksi langsung ini antara warga belajar fasilitator dan lingkungan menciptakan pengalaman belajar yang holistik sesuai pendekatan experiential learning dari Kolb. Proses ini juga mencerminkan dimensi ruang Lefebvre yaitu praktik spasial representasi ruang dan ruang representasional. Penelitian ini menyarankan agar pengelola terus mengembangkan program edukasi yang kontekstual memperkuat peran fasilitator serta meningkatkan kesadaran warga belajar terhadap nilai edukatif dari aktivitas yang mereka lakukan.