Skripsi
Hubungan hasil belajar teori produktif, praktik pengelasan dan motivasi belajar terhadap minat wirausaha siswa kelas XI jurusan teknik pengelasan di SMKN 10 Malang / SALSABIL NURDIANSYAH
Abstrak
Pendidikan kejuruan atau biasa disebut pendidikan vokasional baru-baru ini dihadapkan dengan berbagai perubahan yang amat cepat serta tantangan yang begitu luar biasa. Sebagai instansi pendidikan dengan mencetak lulusan yang siap bekerja sudah semestinya relevansi kurikulum pembelajaran dan sistem penilaian sesuai sehingga setiap lulusan dituntut agar mampu beradaptasi dan menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja di masa mendatang. Pengalaman selama proses pendidikan berlangsung menjadi modal dasar dalam menghadapi permasalahan di dunia industri maupun dunia usaha sesungguhnya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat wirausaha lulusan SMK khususnya di bidang teknik pengelasan meskipun mereka telah dibekali teori dan keterampilan praktik. Padahal lulusan SMK diharapkan tidak hanya siap bekerja tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Oleh karena itu penting untuk mengkaji faktor-faktor yang berkontribusi terhadap minat wirausaha khususnya hasil belajar teori produktif praktik pengelasan dan motivasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara ketiga variabel tersebut terhadap minat wirausaha siswa kelas XI Teknik Pengelasan di SMKN 10 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI jurusan Teknik Pengelasan di SMKN 10 Malang sebanyak 47 siswa diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui dokumentasi nilai hasil belajar dan angket motivasi serta minat wirausaha. Analisis data menggunakan uji regresi untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas (X1 hasil belajar teori produktif X2 hasil belajar praktik pengelasan X3 motivasi belajar) dengan variabel terikat (Y minat wirausaha). Validitas dan reliabilitas instrumen diuji menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat hubungan signifikan antara hasil belajar teori produktif praktik pengelasan dan motivasi belajar terhadap minat wirausaha dengan nilai signifikansi 0.000 dan koefisien determinasi 50 9%. Namun secara parsial hanya motivasi belajar yang memiliki pengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran yang integratif dan kontekstual di SMK yang menggabungkan teori praktik serta pembinaan motivasi. Pendidikan kejuruan yang efektif harus menanamkan pengetahuan keterampilan dan sikap wirausaha sejak dini untuk menumbuhkan lulusan yang siap menciptakan usaha sendiri khususnya di bidang pengelasan.