Disertasi
Pengaruh strategi personalized project-based learning dan umpan balik terhadap kemampuan aplikasi dan berpikir kritis mahasiswa / Maurish Sofie Rahmi Batita
Abstrak
Transformasi pendidikan menuju arah yang lebih modern menempatkan pembelajaran yang berpusat pada pebelajar (student-centered learning) sebagai pendekatan utama dalam menciptakan pengalaman belajar yang efektif dan bermakna. Strategi Project-Based Learning (PjBL) merupakan salah satu metode pembelajaran yang terbukti mampu menjembatani teori dan praktik melalui proyek autentik yang melibatkan partisipasi aktif pebelajar. Namun demikian penerapan strategi PjBL masih menunjukkan keterbatasan khususnya dalam hal otonomi pebelajar terhadap elemen proyek seperti pemilihan topik referensi ajar perangkat lunak yang digunakan penjadwalan kolaborator hingga kriteria asesmen yang masih ditentukan sepenuhnya oleh pengajar. Padahal pendekatan konstruktivistik yang melandasi student-centered learning menekankan pentingnya keterlibatan aktif pebelajar dalam membangun pemahaman pengetahuan serta kemampuan berpikir kritis melalui sintaks PjBL yang terdiri dari (1) pertanyaan mendasar (2) perencanaan proyek (3) penjadwalan (4) pengawasan kemajuan (5) penilaian hasil dan (6) evaluasi pembelajaran. Penelitian ini mengusulkan integrasi pendekatan personalisasi dalam pembelajaran berbasis proyek yang menghasilkan strategi Personalized Project-Based Learning (PL-PjBL). Dalam implementasinya pendekatan ini didukung oleh penggunaan chatbot berbasis kecerdasan buatan yang ditanamkan dalam platform Learning Management System (LMS) berfungsi sebagai tutor virtual yang memandu pebelajar melalui jalur pembelajaran (learning path) yang dipersonalisasi. Selama pelaksanaan proyek peran pengajar sebagai fasilitator juga tetap penting khususnya dalam memberikan umpan balik atau feedback yang diyakini turut berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar baik dalam aspek kemampuan aplikasi maupun berpikir kritis. Oleh karena itu studi ini turut melibatkan dua bentuk feedback yakni written feedback yang diberikan melalui digital annotation dan verbal feedback yang disampaikan secara langsung. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menginvestigasi pengaruh dari strategi pembelajaran berbasis proyek dan personalisasi (PL-PjBL) serta umpan balik terhadap hasil belajar mahasiswa khususnya kemampuan aplikasi dan berpikir kritis. Penelitian ini melibatkan satu variabel bebas (strategi pembelajaran) satu variabel moderator (umpan balik) dan dua variabel terikat (kemampuan aplikasi dan berpikir kritis). Strategi pembelajaran terdiri dari dua kategori yaitu PL-PjBL dan One-Size-Fits-All Project-Based Learning (OSFA-PjBL) sedangkan umpan balik terdiri atas written feedback dan verbal feedback. Kombinasi dari kedua variabel tersebut menghasilkan empat kelompok perlakuan (1) PL-PjBL dengan written feedback (2) PL-PjBL dengan verbal feedback (3) OSFA-PjBL dengan written feedback dan (4) OSFA-PjBL dengan verbal feedback. Variabel terikat yang diukur adalah kemampuan aplikasi melalui tes pilihan ganda dan kemampuan berpikir kritis melalui esai berbasis studi kasus. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimental dengan desain faktorial 2x2 dan pendekatan pretest ndash treatment ndash posttest. Subjek penelitian adalah 102 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya tahun ajaran 2024/2025 yang telah terbagi dalam empat kelompok perlakuan. Instrumen penelitian meliputi kuesioner berpikir kritis (23 item) tes pilihan ganda (20 soal) untuk kemampuan aplikasi pada tahap prates dan pascates serta tes esai berbasis studi kasus untuk pengukuran akhir kemampuan berpikir kritis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) 2x2. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi PL-PjBL secara signifikan lebih efektif dibandingkan OSFA-PjBL dalam meningkatkan baik kemampuan aplikasi maupun kemampuan berpikir kritis. Selain itu written feedback terbukti lebih signifikan daripada verbal feedback dalam meningkatkan kedua kemampuan tersebut. Namun demikian tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara strategi pembelajaran dan umpan balik terhadap peningkatan kemampuan aplikasi dan berpikir kritis mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan implementasi strategi PL-PjBL dapat dicapai tanpa ketergantungan mutlak pada umpan balik tertentu. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis proyek yang dipersonalisasi layak untuk dipertimbangkan secara luas dalam konteks pendidikan tinggi. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar mempertimbangkan karakteristik individual pebelajar guna dianalisis pengaruh serta interaksinya terhadap hasil belajar khususnya dalam kemampuan aplikasi dan berpikir kritis.