Disertasi
Desain model pembelajaran pengkondisian berbasis transdisipliner pada di vokasi bidang kemiliteran / Theresia Dwi Siwi Candra Widiyati
Abstrak
Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan yang signifikan pendidikan militer tradisional seringkali berfokus pada students rsquo achievement secara terpisah sementara pendidikan kejuruan sipil semakin mengadopsi pendekatan transdisipliner untuk mendorong kolaborasi dan inovasi. Tujuan penelitian untuk mengembangkan model pembelajaran transdisipliner untuk Poltekad Junrejo Batu Malang dengan fokus pada students rsquo achievement dan non-teknis seperti ketahanan mental motivasi belajar dan etika profesional. Pernyataan masalah berkisar pada perancangan model pembelajaran transdisipliner yang meningkatkan prestasi motivasi ketahanan dan etika profesional siswa di lembaga kejuruan militer sambil juga mengatasi kesenjangan yang ada beradaptasi dengan karakteristik militer yang unik dan menilai efektivitasnya dalam lingkungan operasional yang kompleks. Landasan teori yang relevan dengan penelitian termasuk model pembelajaran pendekatan pembelajaran transdisipliner dan hal-hal spesifik pembelajaran di Poltekad. Dalam studi pustaka juga merinci prinsip-prinsip pembelajaran transdisipliner menekankan kemampuannya untuk melampaui batas-batas disiplin ilmu konvensional dengan mengintegrasikan pengetahuan dan metodologi dari berbagai bidang untuk mengatasi masalah-masalah kompleks secara komprehensif. Metode penelitian menggunakan pendekatan metode campuran untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Instrumen penelitian prosedur pengumpulan data (tes kuesioner wawancara observasi) dan teknik analisis data yang mencakup statistik deskriptif dan inferensial serta analisis tematik untuk data kualitatif. Pengembangan model mengikuti model Penelitian dan Pengembangan (R amp D) Borg dan Gall yang merupakan proses sistematis untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. Hasil Penelitian dan Pembahasan ini menyajikan temuan dari penelitian termasuk deskripsi dan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif melibatkan berbagai uji statistik seperti uji normalitas ANOVA Uji t-Sampel Berpasangan analisis Regresi dan analisis Gain Score untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran transdisipliner. Pembahasan menghubungkan hasil statistik ini dengan tujuan model pembelajaran transdisipliner yang dikembangkan di Poltekad mengkaji dampaknya terhadap prestasi mahasiswa motivasi ketahanan mahasiswa dan etika profesional. Hasil utama mengenai efektivitas model pembelajaran transdisiplin dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam pendidikan kejuruan militer. Bagian saran menawarkan rekomendasi praktis untuk lembaga pendidikan kejuruan militer mengenai pengembangan dan penerapan model tersebut.