Skripsi
Karakterisasi dan efektivitas pupuk organik cair (poh) daun kelor (moringa oleifera) terhadap pertumbuhan tanaman bayam hijau (amaranthus tricolor) / Indah Nur Laili
Abstrak
Penurunan produksi bayam menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan produktivitasnya secara berkelanjutan. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah penggunaan Pupuk Organik Hayati (POH) daun kelor (Moringa oleifera) karena mengandung unsur hara esensial untuk pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi POH daun kelor dan efektivitasnya dalam meningkatkan pertumbuhan bayam hijau. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan 5 perlakuan yaitu P1 (10% daun kelor) P2 (15% daun kelor) P3 (20% daun kelor) K- (0% daun kelor) dan K (Pupuk komersial). Parameter yang diamati meliputi pH suhu warna pupuk tinggi dan jumlah daun tanaman bayam. Data pengamatan pupuk dianalisis secara deskriptif berdasarkan SNI dan jurnal yang kredibel sedangkan data pertumbuhan tanaman diuji dengan menggunakan ANOVA dan ANACOVA pada taraf signifikansi 5%. POH yang dihasilkan memiliki pH 6-7 suhu 26-27 deg C dan warna coklat tua. Perlakuan terbaik adalah P3 yang menghasilkan rata-rata tinggi tanaman 26 6 cm dan jumlah daun terbanyak yaitu 14 helai. Hasil ini menunjukkanbahwa POH daun kelor berpotensi sebagai pupuk organik yang efektif dan ramah lingkungan dalam meningkatkan pertumbuhan bayam hijau.