Skripsi
Pengaruh hard skill dan soft skill siswa kelas xii SMK jurusan teknik konstruksi perumahan terhadap minat berwirausaha di SMK Negeri 3 Boyolangu / Aam Indrayan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hard skill dan soft skill terhadap minat berwirausaha siswa kelas XII Jurusan Teknik Konstruksi Perumahan di SMK Negeri 3 Boyolangu. Hard skill merujuk pada keterampilan teknis seperti menggambar dan mendesain konstruksi menghitung rencana anggaran biaya serta melaksanakan pekerjaan konstruksi perumahan. Sementara itu soft skill mencakup pengendalian diri komunikasi dan manajemen waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XII Jurusan Teknik Konstruksi Perumahan yang telah mengikuti pelajaran kewirausahaan. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala likert. yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan bantuan program IBM SPSS versi 25. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif uji normalitas uji linieritas serta uji hipotesis melalui Independent Sample T-Test dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hard skill berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikan (2-tailed) 0 006 lt 0 05 dengan adanya perbedaan tinggi dan rendah yang dimiliki siswa dan soft skill berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikan (2-tailed) 0 001 lt 0 05 dimana terdapat perbedaan kemampuan tinggi dan rendah yang dimiliki siswa Selain itu variabel independen hard skill dan soft skill secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen minat berwirausaha dengan nilai signifikan sebesar 0 000 lt 0 05. Berdasarkan temuan ini diharapkan kurikulum SMK khususnya pada program keahlian Teknik Konstruksi Perumahan sebaiknya dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran keterampilan teknis dengan pengembangan karakter dan kemampuan sosial. Pendekatan ini bertujuan untuk membentuk jiwa kewirausahaan siswa. Dengan strategi tersebut lulusan SMK diharapkan tidak hanya memiliki kesiapan untuk bekerja disektor industri tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi pelaku usaha mandiri di bidang jasa konstruksi.