Tesis
Internalisasi karakter positif siswa berbasis mata pelajaran bahasa Jawa di sekolah dasar Blitar (studi multisitus di UPT SD Negeri Babadan 01 Wlingi dan SD Islam Roudhatul Jannah Selopuro Blitar). / Choerul Anwar
Abstrak
Bahasa Jawa sebagai muatan lokal memiliki peran yang strategis untuk pendidikan karakter. Mengingat bahasa Jawa selain berfungsi sebagai alat komunikasi juga dapat membentuk sopan santun dan budi pekerti yang luhur. UPT SD Negeri Babadan 01 Kecamatan Wlingi Blitar dan kedua SD Islam Roudhatul Jannah Selopuro Blitar adalah dua lokus penelitian yang memberikan penekanan pembentukan karakter melalui bahasa Jawa. Mengingat terdapat kesopanan verbal dan kesantunan perilaku dalam pembelajaran bahasa Jawa. Tujuan penelitian dalam tesis ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) Nilai karakter positif dalam pelajaran bahasa Jawa (2) Proses internalisasi Karakter positif dalam pembelajaran bahasa Jawa (3) Model internalisasi karakter positif dalam pembelajaran bahasa Jawa. Tesis ini metode penelitiannya adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya studi kasus dengan rancangan multisitus. Dimana peneliti berusaha mengkaji dua lokus penelitian untuk mencari persamaan dan perbedaan dimana aturan umumnya subjek yang diperbandingkan harus sejenis dan sebanding. Analisis data dilakukan dua kali dimana pertama analisis situs tunggal pada masing-masing lokus. Dengan menggunakan tahapan kondensasi data penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Analisis multisitus dilakukan dengan cara menggunakan pendekatan komparatif menyusun pernyataan konseptual atau proposisi-proposisi multisitus evaluasi kesesuaian proposisi dengan fakta yang menjadi acuan rekonstruksi ulang proposisi-proposisi mengulangi proses ini sesuai keperluan sampai batas kejenuhan. Hasil Penelitian menyatakan (1) Nilai karakter positif dalam pelajaran bahasa Jawa antara lain adalah unggah-ungguh atau sopan santun ngutuh atau tahu malu religius sembada atau kompeten toleransi dan saling menghargai andhap asor atau rendah hati jujur dan disiplin. Semua nilai tersebut disampaikan pada peserta didik baik didalam maupun luar pembelajaran agar mereka memiliki karakter positif yang menjadi bekal hidup kedepan (2) Proses internalisasi karakter positif berbasis mata pelajaran bahasa Jawa melihat tiga hal yakni perencanaan pelaksanaan dan penilaian. Perencanaan dalam hal ini melihat persiapan para guru membuat perangkat pembelajaran. Pelaksanaannya dilakukan tidak hanya dalam pembelajaran semata namun juga dilingkungan sekolah. Dalam hal ini semua guru kemudian terlibat aktif melakukan internalisasi karakter positif. Penilaian dilakukan para guru untuk melihat karakter peserta didik penilaian juga melihat masukan para orang tua maupun wali mengingat situs pertama sering mengadakan pertemuan wali murid untuk mengetahui progres peserta didiknya (3) Model internalisasi karakter positif berbasis Pembelajaran Bahasa Jawa pada dua lokus penelitian adalah terintegrasi dengan pembelajaran lain kerjasama dan koordinasi para guru serta orang tua dalam mewujudkan kebiasaan karakter positif dan keteladanan dari guru. Pengintegrasian dilakukan mengingat pendidikan yang memberikan penekanan karakter terhubung dengan mata pelajaran lain.