UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Citra perempuan dalam novel cantik itu luka / Ferdhiani Yuliadissafiira

Yuliadissafiira, Ferdhiani - Nama Orang;

Abstrak
Sosiologi sastra penting untuk menumbuhkan pemahaman kritis siswa terhadap realitas sosial melalui karya sastra terutama melalui kajian tokoh dalam karya sastra. Citra tokoh yang tercermin dari ucapan dan tindakan merepresentasikan identitas diri yang dilihat dan dinilai oleh orang lain serta dapat digunakan sebagai alat evaluasi diri. Dalam novel citra tokoh utama perempuan menarik untuk dikaji karena perannya yang besar dalam menjalankan cerita serta mencerminkan dinamika peran perempuan yang terus berkembang dari masa ke masa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan citra fisis citra psikis dan citra sosial tokoh utama perempuan dalam novel Cantik Itu Luka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan orientasi teoretis sosiologi sastra. Data dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ialah kata frasa atau kalimat dalam dilaog atau narasi yang mengandung citra fisis psikis dan sosial tokoh utama perempuan dalam novel Cantik Itu Luka. Penelitian ini diawali dengan mengkaji citra tokoh utama perempuan dalam novel Cantik Itu Luka yakni Dewi Ayu kemudian mengkaji unsur intrinsik dan ekstrinsik yang membentuk dan melatarbelakangi kemunculan citra tersebut Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra tokoh utama perempuan dalam novel Cantik Itu Luka yakni Dewi Ayu digambarkan secara fisis sebagai perempuan sangat cantik dengan standar kecantikan Barat yang menjadi identitas sekaligus sumber konflik dalam cerita. Secara psikis ia tampil sebagai sosok yang kuat tenang dan tahan banting dalam menghadapi penderitaan mencerminkan ketahanan hidup perempuan dalam konteks sejarah Indonesia. Sementara dari sisi sosial Dewi Ayu berada dalam posisi paradoksal ia dihormati karena kecantikannya namun dijauhi karena status sosialnya sebagai pelacur yang menjadikannya simbol perlawanan terhadap norma patriarkis dalam masyarakat Halimunda yang munafik dan menindas. Kesimpulan dari penelitian ini Citra tokoh Dewi Ayu yang telah ditemukan dibangun melalui perpaduan antara unsur intrinsik seperti tokoh penokohan alur latar gaya bahasa sudut pandang dan tema serta unsur ekstrinsik yang mencakup konteks sejarah Indonesia dan latar belakang pemikiran Eka Kurniawan sebagai penulis dengan latar pendidikan filsafat. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi bagi pengembangan kajian sosiologi sastra khususnya terkait representasi tokoh perempuan dalam sastra Indonesia serta menjadi acuan bagi penelitian lanjutan dengan pendekatan atau objek yang berbeda. Hasilnya juga berpotensi dimanfaatkan sebagai materi pembelajaran dan membuka peluang kajian interdisipliner yang mengaitkan sastra sejarah dan gender untuk memahami bagaimana sastra merefleksikan realitas sosial dan budaya.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, 2025.
Deskripsi Fisik
xiii, 82 hlm,;ilus
Bahasa
Indonesia
No Reg
3961/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2025
Subjek
1. CITRA PEREMPUAN - SOSIOLOGI SASTRA
2. IMAGE OF WOMEN - SOCIOLOGY OF LITERATURE

Pembimbing
1. Dewi Ariani, S.s., S.pd., M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik