Skripsi
Analisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi hak bermain anak usia dini di kb & tk laboratorium universitas negeri malang / Rinda Pertiwi Mukti
Abstrak
Pendidikan Anak Usia Dini berperan penting dalam masa tumbuh kembang anak dan dikenal sebagai masa keemasan (golden age). Pada masa ini peserta didik memerlukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik individunya. Pembelajaran berdiferensiasi muncul sebagai strategi yang relevan karena mampu menyesuaikan metode materi dan pendekatan sesuai kebutuhan minat dan kesiapan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kebutuhan peserta didik dalam memenuhi hak bermain anak usia dini di KB amp TK Laboratorium UM (2) menganalisis proses pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan oleh pendidik di kelas KB amp TK Laboratorium UM dan (3) mendeskripsikan hasil dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam kegiatan belajar di KB amp TK Laboratorium UM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara observasi dan dokumentasi dengan informan dua pendidik dan kepala sekolah. Tahapan penelitian meliputi persiapan pengumpulan analisis data dan pelaporan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan metode Robert K. Yin yang terdapat 3 tahapan yaitu pencocokan pola pembuatan eksplanasi dan analisis deret waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kebutuhan peserta didik dalam memenuhi hak bermain anak usia dini memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam proses nya mulai dari minat bakat kesiapan dan gaya belajarnya. Kebutuhan tersebut disesuaikan melalui berbagai aktivitas yang dirancang secara kreatif dan variatif seperti kegiatan seni permainan edukatif dan aktivitas motorik yang menjadikan peserta didik memilih minat sesuai dengan kemampuannya. Pendidik secara aktif melakukan identifikasi kebutuhan pada setiap individu dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran sehingga hak bermain anak usia dini dapat terpenuhi secara optimal. (2) proses pembelajaran berdiferensiasi oleh pendidik di kelas B Moon dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan belajar konten proses dan produk Pendidik menerapkan strategi yang fleksibel dengan menyesuaikan materi dan metode pembelajaran berdasarkan kebutuhan peserta didik. Untuk memfokuskan pada minat dan bakat peserta didik sekolah KB amp TK Laboratorium UM memberikan wadah ekstrakulikuler dan intrakulikuler (3) hasil pembelajaran berdiferensiasi di kelas B Moon menunjukkan adanya peningkatan pada aspek perkembangan peserta didik baik dari segi kognitif sosial emosional dan motorik. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi menciptakan suasana belajar yang tidak monoton. Hasil penelitian ini bagi pendidik disarankan untuk terus meningkatkan kreativitas dalam merancang kegiatan belajar yang bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan minat serta kesiapan masing-masing peserta didik. Selain itu penting juga untuk memperkuat kolaborasi antara pendidik orang tua dan pihak sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan para peserta didik secara optimal. Bagi peneliti selanjutnya disarankan dapat melibatkan lebih banyak informan termasuk orang tua peserta didik dan pihak lain yang berperan dalam proses pendidikan guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.