Skripsi
Pengembangan lkpd interaktif berbasis digital pada materi bagian tumbuhan beserta fungsinya kelas iv sekolah dasar / Salsa Rahmatul Umami
Abstrak
Materi bagian tumbuhan beserta fungsinya merupakan salah satu topik dalam IPAS yang cukup disukai oleh peserta didik. Materi ini mencakup akar batang daun bunga buah dan biji beserta fungsinya masing-masing. Namun karena padatnya materi diperlukan bahan ajar yang dapat meringkas materi melalui aktivitas pembelajaran yang interaktif. Hasil wawancara dan analisis kebutuhan peserta didik di SDN 2 dan 3 Sumberbening menunjukkan bahwa mereka membutuhkan bahan ajar yang mendukung pembelajaran IPAS khususnya materi bagian tumbuhan beserta fungsinya. Selain itu peserta didik juga memerlukan bahan ajar yang terintegrasi dengan teknologi digital untuk memperjelas pemahaman materi. Oleh karena itu dilakukan pengembangan bahan ajar LKPD interaktif berbasis digital pada materi bagian tumbuhan beserta fungsinya. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar LKPD interaktif berbasis digital yang valid menurut ahli materi dan ahli bahan ajar praktis bagi guru dan peserta didik serta efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R amp D). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE oleh Branch yang terdiri dari lima tahap analisis desain pengembangan implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi instrumen pedoman wawancara lembar angket kebutuhan lembar angket validasi lembar angket kepraktisan lembar soal pretest dan posttest dokumentasi serta observasi selama pembelajaran. Analisis data mencakup tiga kali pengujian yaitu uji validitas yang melibatkan ahli materi dan ahli bahan ajar uji kepraktisan yang melibatkan guru dan peserta didik serta uji efektivitas yang juga melibatkan peserta didik di kelas IV. LKPD interaktif berbasis digital memperoleh skor dari ahli materi sebesar 99% dan ahli bahan ajar sebesar 97% sehingga diperoleh rata-rata skor validasi 98% dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan dari guru memperoleh skor 100% dan peserta didik sebesar 97% sehingga diperoleh rata-rata skor kepraktisan 99% dengan kategori sangat praktis. Hasil perhitungan uji efektivitas memperoleh rata-rata 0 56 dengan tafsiran 56% yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar yang tergolong cukup efektif. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian dan pengembangan ini menghasilkan LKPD interaktif berbasis digital yang telah memenuhi kriteria sangat valid sangat praktis dan cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.