Skripsi
Pengaruh media busy book dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak tunagrahita di SLB Negeri 2 Lombok Timur / Tantiya Intan Maxsima Karunia
Abstrak
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memahami pengaruh penggunaan media Busy Book dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak-anak tunagrahita ringan yang belajar di SLB Negeri 2 Lombok Timur. Anak tunagrahita ringan diketahui memiliki keterbatasan dalam hal koordinasi otot-otot kecil seperti tangan dan jari sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang lebih konkret dan menarik. Dalam studi ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain one group pretest-posttest yang bertujuan untuk menilai kemampuan motorik halus anak baik sebelum maupun setelah diberikan perlakuan menggunakan media Busy Book. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa kelas II SD yang telah diidentifikasi sebagai anak dengan tunagrahita ringan. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur yang mencakup 14 indikator keterampilan motorik halus seperti kemampuan menggunting mengancing baju menyusun puzzle dan memegang alat tulis. Berdasarkan hasil pretest kemampuan motorik halus para siswa masih tergolong cukup atau belum optimal. Setelah diberikan intervensi dengan menggunakan media Busy Book secara rutin diperoleh hasil yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan pada ketiga siswa. Salah satu siswa bahkan menunjukkan peningkatan keterampilan hingga 64 3% yang menjadi angka tertinggi dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest yang mengindikasikan bahwa media Busy Book efektif digunakan sebagai alat bantu pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan motorik halus. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media Busy Book dapat memberikan dampak positif dan signifikan terhadap perkembangan keterampilan motorik halus pada anak tunagrahita ringan serta layak dipertimbangkan sebagai alternatif media dalam proses pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif.