Skripsi
Pengembangan media pembelajaran materi pantun berbasis mobile learning kelas v SDIT Wildan Mukholladun Kabupaten Blitar / Sholihatuzumna Putri Permadani
Abstrak
Media pembelajaran berbasis mobile learning merupakan salah satu bentuk inovasi dalam dunia pendidikan yang memanfaatkan teknologi digital khususnya perangkat mobile seperti smartphone atau tablet. Pengembangan media pembelajaran materi pantun berbasis mobile learning ini dipilih berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V SDIT Wildan Mukholladun. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa masih kesulitan untuk menguasai beberapa materi salah satunya materi pantun. Pembelajaran bahasa Indonesia di kelas tersebut hanya menggunakan media pembelajaran konvensional berupa buku LKS dan paper karena tidak adanya media pembelajaran yang lebih menarik interaktif dan praktis. Oleh karena itu penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan menghasilkan produk media pembelajaran materi pantun berbasis mobile learning yang valid menurut ahli materi ahli media dan guru serta praktis menurut siswa sehingga media pembelajaran ini nantinya dapat menjadi salah satu alternatif dan solusi untuk mengatasi permasalahan pada proses pembelajaran serta dapat menjadi sumber pembelajaran baru bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode R amp D (Research and Development) mengambil model pengembangan ADDIE yang memiliki 5 tahapan meliputi Analyze Design Development Implementation dan Evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi wawancara dan survei. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Sumber data yang digunakan meliputi validasi dari ahli materi ahli media guru dan siswa. Adapaun teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis angket hasil validasi dan angket kepraktisan menggunakan skala Likert dengan skala 1-4. Hasil validasi ahli materi memperoleh presentase sebesar 93 75% sehingga masuk pada kategori sangat valid. Hasil validasi ahli media memperoleh presentase sebesar 85% sehingga masuk pada kategori cukup valid. Sedangkan hasil validasi dari guru mendapat presentase sebesar 93 75% untuk materi dan 95% untuk media. Selanjutnya hasil kepraktisan media pembelajaran materi pantun berbasis mobile learning ini memperoleh presentase 99% pada uji coba skala kecil dan 98 8% pada uji coba skala besar sehingga masuk pada kategori sangat praktis. Oleh karena itu hasil pengembangan media pembelajaran materi pantun berbasis mobile learning kelas V ini dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan.