Tesis
Peran kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan kinerja guru (studi multi kasus SD Negeri 2 Surodakan dan MI Negeri 1 Trenggalek )/ Khoiirul Andri Styawan
Abstrak
Dalam perannya sebagai manajer kepala sekolah diharapkan mampu menjalankan fungsi perencanaan pengorganisasian penggerakan pengawasan dan evaluasi guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Kerja sama antara kepala sekolah dan guru sangat menentukan kemajuan lembaga pendidikan karena guru merupakan ujung tombak dalam proses pembelajaran. Sebuah sekolah dapat dikatakan berkualitas apabila didukung oleh jumlah peserta didik yang memadai proses pembelajaran yang memenuhi standar tersedianya saranaprasarana yang layak serta tenaga pendidik yang kompeten. Di daerah rural masih ditemukan ketimpangan antar sekolah baik dari sisi fasilitas sumber daya maupun kualitas guru. Perkembangan teknologi informasi yang pesat juga menjadi tantangan tersendiri bagi guru untuk terus meningkatkan profesionalismenya. Dalam konteks tersebut peran kepala sekolah sebagai manajer sangat krusial dalam mendorong peningkatan kinerja guru demi satu tujuan besar mewujudkan mutu pendidikan yang lebih baik. Menariknya terdapat sekolah tingkat dasar yang berhasil menunjukkan kualitasnya di tengah tantangan tersebut yakni SD Negeri 2 Surodakan dan MI Negeri 1 Trenggalek. Peneliti terdorong untuk mengeksplorasi bagaimana kepala sekolah di kedua lembaga tersebut menjalankan peran manajerialnya dengan tujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan kinerja guru melalui lima fungsi manajerial yaitu perencanaan pengorganisasian penggerakan pengawasan dan evaluasi. penelitian ini akan menggunakan pendekatan penelitian kualitaif dengan metode deskriptif yang mana data akan dikumpulkan dengan observasi lapangan wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah pada kedua lembaga menjalankan peran manajerial secara efektif dan terarah. Dalam fungsi perencanaan kepala sekolah menyusun program strategis berdasarkan analisis kinerja guru. Pengorganisasian dilakukan melalui pembentukan tim kerja kolaboratif dan distribusi tugas yang proporsional. Pada aspek penggerakan kepala sekolah menerapkan kepemimpinan partisipatif dengan memberikan motivasi dan menciptakan lingkungan kerja kondusif. Fungsi pengawasan dijalankan melalui supervisi berkelanjutan dan pemberian umpan balik konstruktif. Sementara itu fungsi evaluasi dilaksanakan secara sistematis dengan memanfaatkan teknologi dan ditindaklanjuti melalui pelatihan serta pembinaan profesional guru. Secara keseluruhan kelima peran manajerial kepala sekolah tersebut berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja guru dan membentuk budaya kerja yang profesional produktif dan inovatif.