Skripsi
Analisis penyimpangan perilaku seksual dan upaya penanganan pada peserta didik tunagrahita di slbn Kota Batu / Dwi Ajeng Satriani Woro Srikandi
Abstrak
Penelitian ini dilakukan karena terjadinya kasus penyimpangan perilaku seksual yang ditunjukkan oleh peserta didik tunagrahita di SLBN Kota Batu khususnya dalam bentuk fetishme yaitu ketertarikan berlebih terhadap benda mati yang memicu perilaku masturbasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pola penyimpangan perilaku seksual peserta didik tunagrahita mengidentifikasi faktor penyebabnya serta mengungkap upaya penanganan yang dilakukan oleh guru dan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga peserta didik tunagrahita kelas IX di SLBN Kota Batu satu guru kelas dan dua wali murid ketiga peserta didik tunagrahita. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif-kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian analisis perilaku menyimpang seksual dan upaya penanganannya pada peserta didik tunagrahita dapat diketahui bahwa peserta didik tunagrahita mengalami perkembangan seksual namun memiliki keterbatasan dalam memahami norma dan batasan sosial. Bentuk penyimpangan seksual yang ditunjukkan berupa perilaku fetish terhadap objek tertentu seperti topeng yang mengarah pada tindakan masturbasi di ruang publik. Faktor penyebab perilaku tersebut meliputi faktor internal seperti dorongan biologis dan keterbatasan pemahaman serta faktor eksternal seperti lingkungan sosial dan kurangnya pendidikan seksual. Upaya penanganan yang dilakukan meliputi pemberian edukasi seksual sederhana pembatasan akses terhadap objek fetish serta komunikasi intensif antara guru dan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penyusunan program pendidikan seksual yang terstruktur dan sesuai dengan karakteristik peserta didik tunagrahita.