Skripsi
Peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak tunarungu di slb abd negeri kedung kandang Malang / Nira Surga Sari
Abstrak
Motivasi belajar adalah dorongan untuk melakukan aktivitas pembelajaran dengan antusias yang tinggi motivasi bisa berasal dari dalam diri dan dari luar diri seseorang baik itu keluarga penghargaan hingga pujian. Namun ketika anak menghadapi tantangan khusus seperti tunarungu kurangnya motivasi belajar menjadi hambatan dalam pencapaian akademik dan perkembangan diri mereka. Berdasarkan observasi ditemukan seorang siswa tunarungu yang menunjukkan motivasi belajar rendah meskipun mendapatkan perlakuan pembelajaran yang sama dengan teman-temannya. Siswa tersebut kurang teliti tidak fokus dan cepat melupakan materi yang telah diajarkan. Kondisi ini menyoroti pentingnya peran pihak di sekitar anak untuk menumbuhkan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan Peran hambatan serta upaya yang dilakukan keluarga dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Jenis penelitian kualitatif menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Kemudian data dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data penyajian data dan verifikasi/menarik kesimpulan. Subjek penelitian 6 keluarga siswa tunarungu di SLB ABD Negeri Kedungkandang Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan aktif mendampingi belajar anak di rumah menyediakan fasilitas belajar membangun hubungan keluarga yang harmonis serta memfasilitasi interaksi sosial anak di lingkungan masyarakat dan sekolah. Hambatan yang dialami meliputi keterbatasan waktu pemahaman metode pembelajaran dan kemampuan bahasa isyarat. Untuk mengatasi hambatan tersebut keluarga melakukan beragam upaya dengan menyediakan waktu untuk mendampingi anak mencari metode pembelajaran alternatif serta meningkatkan kemampuan komunikasi dengan anak. Penelitian ini menyimpulkan peran aktif dan upaya keluarga sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar anak.