Skripsi
Penerapan metode role play dan active debate terintegrasi problem based learning (pbl) untuk meningkatkan keaktifan belajar apresiasi seni rupa siswa kelas viii-c di smp wahid hasyim malang / DAFFA ADISSABALQIS LAKSONO
Abstrak
Pembelajaran seni rupa tidak dapat dipisahkan dari kegiatan mengapresiasi seni. Namun di SMP Wahid Hasyim Malang pembelajaran seni rupa masih lebih berfokus pada teknik berkarya mengabaikan keterampilan apresiasi empati dan analisis kritis siswa. Pendekatan konvensional ini sering kali mengakibatkan kurangnya keterlibatan siswa dalam kegiatan apresiasi seni. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode role play dan active debate yang terintegrasi dengan Problem Based Learning untuk meningkatkan keaktifan belajar apresiasi seni rupa siswa kelas VIII-C serta untuk mengetahui hasil penerapan metode tersebut. Desain penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing terdiri dari perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Data dikumpulkan melalui wawancara angket observasi dokumentasi dan tes dengan analisis deskriptif komparatif. Kriteria keberhasilan ditetapkan ge 75% siswa dengan kategori sangat aktif. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan dari nilai rata-rata pra tindakan 59 16% meningkat menjadi 75 47% di siklus I dan 87 5% di siklus II yang membuktikan metode yang diterapkan efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar apresiasi seni rupa siswa kelas VIII-C di SMP Wahid Hasyim Malang. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan siswa menyampaikan pendapat berdiskusi menganalisis karya dan antusiasme siswa bertanya dan menjawab pertanyaan.