Skripsi
Analisis kapasitansi kuantum logam transisi dikalkogenida mos2 dan mose2 menggunakan density functional theory sebagai kandidat material superkapasitor / Agna Aldhaka Indra Alam
Abstrak
Penelitian ini menganalisis dan membandingkan nilai kapasitansi kuantum () dari lapisan tunggal MoS dan MoSe sebagai kandidat material elektroda superkapasitor. Metode komputasi menggunakan pendekatan Teori Fungsi Rapatan dengan perangkat lunak Quantum Espresso. Struktur lapisan tunggal MoS dan MoSe dimodelkan dalam supercell 2 times 2 times 1. Uji konvergensi menunjukan nilai parameter optimal cut-off energi sebesar 80 Ry dan k-poin sebesar 12 times 12 times 1. Density of States (DoS) dihitung menggunakan smearing tetrahedron nilainya kemudian digunakan untuk menghitung nilai kapasitansi kuantum melalui integrasi numerik. Hasil DoS menunjukkan MoS memiliki celah pita energi yang lebih besar ( 1 7 eV) dan puncak DoS lebih tajam pada pita valensi sedangkan MoSe menunjukkan celah pita yang sedikit lebih kecil ( 1 4 eV) tetapi nilai DoS di dekat energi Fermi lebih tinggi. Hasil pemodelan kapasitansi kuantum menunjukkan MoS menghasilkan nilai maksimum dan kapasitas muatan total yang sedikit lebih besar dibandingkan MoSe . Temuan ini mengindikasikan potensi MoS sebagai material elektroda alternatif untuk meningkatkan densitas energi superkapasitor melalui kontribusi kapasitansi kuantum.