Skripsi
Budaya agraris tembakau masyarakat Jember sebagai ide kreasi kriya batik sandang berkarakter lokal / Desi Lailatul Qodari
Abstrak
Salah satu aktivitas masyarakat yang telah menjadi budaya di kota Jember yaitu budaya agraris tembakau. Namun pada kenyataannnya tidak semua masyarakat Jember tertarik dengan adanya budaya agraris tembakau khususnya bagi generasi muda. Seiring berkembangnya zaman karakteristik generasi muda memiliki minat rendah terhadap pengetahuan budaya setempat karena dinilai kurang menarik dan ketinggalan zaman. Hal tersebut mendorong penulis untuk menjadikan latar belakang dalam menciptakan karya batik sandang. Penciptaan ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep proses dan hasil penciptaan batik sandang berkarakter lokal. Penciptaan batik sandang tersebut menggunakan metode penciptaan seni kriya SP Gustami yang terdiri dari tahap eksplorasi perancangan dan perwujudan. Hasil penciptaan terdiri dari enam karya batik sandang berupa lima outer dan satu blus yang berjudul totonan nanembit rawate gemuruh panen pepenan dan suluran kering. Konsep dari karya ini terinspirasi dari proses pertanian tembakau di kota Jember. Proses diawali dengan eksplorasi karya dengan menggali sumber ide melalui media digital observasi dan wawancara secara langsung serta dalam proses pembuatan karyanya diawali dengan tahap sketsa membuat karya membuat batik hingga tahap finishing karya.