Skripsi
Pengaruh metode global pada kemampuan membaca kata benda dengan pola k-v-k-v anak tunagrahita ringan kelas ii SLB ypac Kota Malang / Butet Wardah Maisyaroh
Abstrak
Maisyaroh Butet Wardah. 2025. Pengaruh Metode Global Pada Kemampuan Membaca Kata Benda Dengan Pola K-V-K-V Anak Tunagrahita Ringan Kelas II SLB YPAC Kota Malang. Skripsi Departemen Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ahsan Romadlon Junaidi M.Pd (II) Drs. Usep Kustiawan M.Sn. Kata Kunci Tunagrahita Kemampuan Membaca Kata Benda Metode Global Anak Tunagrahita merupakan anak yang mempunyai gangguan mental sehingga memiliki kemampuan intelektual dibawah rata-rata kemampuan berpikir yang terbatas serta ingatan yang lemah yang mengakibatkan keterlambatan dalam belajar keterlambatan dalam berbicara keterlambatan dalam memecahkan masalah dan memiliki motivasi yang rendah sehingga sulit untuk berkonsentrasi. Keterbatasan tersebut seringkali berdampak pada kemampuan anak dalam memahami mengolah informasi termasuk dalam kegiatan membaca. Salah satu metode membaca yang tepat untuk anak tunagrahita adalah metode global. Penelitian ini menggunakan metode global yang memungkinkan anak terlibat secara aktif dalam pengenalan kalimat dengan bantuan gambar membaca kata dengan bantuan gambar dan menguraikan kata tersebut menjadi suku kata huruf vokal dan huruf konsonan serta anak dapat memahami makna kata yang dibaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan membaca kata benda pada anak Tunagrahita sebelum dilakukan intervensi menggunakan metode global mendeskripsikan bagaimana kemampuan membaca kata benda pada anak Tunagrahita setelah dilakukan intervensi menggunakan metode global dan mendeskripsikan pengaruh metode global terhadap kemampuan membaca kata benda pada anak Tunagrahita kelas II di SLB YPAC Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen kuantitatif Single Subject Research (SSR) dengan desain baseline A1 Intervensi (B) dan baseline A2 (A-B-A). Subjek penelitian ini adalah anak Tunagrahita kelas II SLB YPAC Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dalam 16 sesi yaitu baseline A1 selama 4 sesi Intervensi (B) selama 8 sesi dan baseline A2 selama 4 sesi. Analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca kata benda anak Tunagrahita pada fase baseline A1 tergolong rendah dengan nilai rata-rata 41 015%. Pada fase Intervensi (B) kemampuan membaca kata benda anak Tunagrahita meningkat menjadi 49 218% dan pada fase baseline A2 lebih meningkat menjadi 64 452%. Presentase overlap pada penelitian ini menunjukkan nilai 0% dan dapat disimpulkan bahwa intervensi dengan metode global memiliki pengaruh yang baik sehingga dapat meningkatkan kemampuan membaca kata benda anak Tunagrahita.