Skripsi
Analisis kinerja campuran ac-wc dengan penambahan lateks dan variasi jumlah tumbukan terhadap parameter marshall / Bisma Putra Anugerah
Abstrak
Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) merupakan jenis perkerasan jalan yang dirancang untuk memiliki ketahanan tinggi dan umur layanan yang panjang. Namun jenis perkerasan ini masih rentan mengalami kerusakan dini terutama akibat proses pemadatan campuran aspal yang kurang optimal. Oleh karena itu diperlukan upaya perbaikan terhadap proses pemadatan dan komposisi material guna meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik material penyusun campuran AC-WC menganalisis kinerja campuran AC-WC dengan tambahan lateks Kadar Karet Kering (KKK) 60% serta menganalisis kinerja campuran AC-WC modifikasi lateks dengan variasi jumlah tumbukan terhadap kinerja campuran. Variasi kadar lateks yang digunakan adalah 0% 2% 4% dan 6% sedangkan jumlah tumbukan yang digunakan adalah 2x20 2x35 2x50 dan 2x75. Penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium menggunakan 51 benda uji termasuk penentuan Kadar Aspal Optimum (KAO) Kadar Lateks Optimum (KLO) dan variasi jumlah tumbukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua material penyusun memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018. Penambahan lateks meningkatkan nilai stabilitas flow dan Void Filled with Asphalt (VFA) namun menurunkan Void in Mix (VIM) dan Void in Mineral Aggregate (VMA). KLO diperoleh pada kadar 3 5%. Peningkatan jumlah tumbukan juga meningkatkan stabilitas dan VFA tetapi menurunkan flow VIM dan VMA.