Skripsi
Hubungan penggunaan e-learning dengan kemampuan creative problem solving mahasiswa magang sebagai fasilitator pendamping pada program teman area jawa batch 6 / Berlianafida Dhaifina Endriarsya
Abstrak
Era revolusi industri 4.0 atau revolusi digital pada abad 21 ditunjukkan dengan perkembangan teknologi informasi komunikasi dan digital. Pada era ini pendidikan memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sebagai upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan luar sekolah atau pendidikan non formal merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk memberdayakan manusia dengan meningkatkan pengetahuan keterampilan serta mengembangkan potensi yang ada melalui proses pendidikan atau pembelajaran. Lembaga keuangan X mengadakan pendidikan luar sekolah untuk nasabahnya dengan melakukan kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh fasilitator pendamping. Fasilitator pendamping merupakan seseorang yang membantu jalannya proses pendidikan atau pembelajaran dengan menyelidiki dan memecahkan masalah membantu membuat keputusan dan menghadirkan suatu inovasi untuk mencapai suatu tujuan. Fasilitator pendamping dalam kegiatan ini berasal dari mahasiswa magang yang mengikuti program magang bernama Teman dengan didukung oleh platform berupa media pembelajaran berbasis e-learning bernama Teman Kita. Salah satu soft skill yang dapat dikembangkan pada program magang ini adalah creative problem solving yaitu kemampuan berpikir kritis kreatif dan strategis untuk mengembangkan ide-ide orisinal dan inovatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif data akan dikumpulkan dengan kuesioner berskala likert 1-4 melalui Google Formulir yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Peneliti menggunakan sampel sejumlah 98 mahasiswa magang sebagai fasilitator pendamping pada program Teman area Jawa batch 6 dengan random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penggunaan e-learning mahasiswa magang sebagai fasilitator pendamping pada program Teman area Jawa batch 6 termasuk dalam kategori sedang dengan frekuensi 63 dan persentase 64 3% (2) Kemampuan creative problem solving mahasiswa magang sebagai fasilitator pendamping pada program Teman area Jawa batch 6 termasuk dalam kategori sedang dengan frekuensi 64 dan persentase 65 3% (3) Terdapat hubungan positif antara penggunaan e-learning dengan kemampuan creative problem solving mahasiswa magang sebagai fasilitator pendamping pada program Teman area Jawa batch 6. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil r hitung sebesar 0 457 yang terletak pada interval 0 40-0 599 menunjukkan bahwa kekuatan hubungan penggunaan e-learning dengan kemampuan creative problem solving ldquo Cukup Kuat rdquo dan bernilai positif.