Skripsi
Pengaruh interpersonal trust dan intimate friendship terhadap self-disclosure generasi z pada second account instagram / Nayla Shofiyyatul Hisan
Abstrak
Peningkatan penggunaan second account Instagram oleh generasi Z sebagai wadah untuk melakukan self-disclosure yang privat dan aman menjadi dasar dalam penelitian sehingga penelitian ini bertujuan melihat bagaimana self-disclosure generasi Z pengguna second account Instagram dipengaruhi oleh interpersonal trust dan intimate friendship. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Simple random sampling digunakan dalam pemilihan sampel yang berjumlah sebanyak 249 responden generasi Z yang memenuhi kriteria. Instrumen penelitian terdiri dari skala interpersonal trust intimate friendship dan Revised Self-Disclosure Scale (RSDS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpersonal trust dan intimate friendship secara simultan berpengaruh positif yang signifikan terhadap self-disclosure (p lt 0 01) dan kontribusi sebesar 12 4%. Artinya semakin tinggi tingkat interpersonal trust dan intimate friendship semakin besar kecenderungan individu untuk melakukan self-disclosure. Pengaruh secara parsial interpersonal trust terhadap self-disclosure sebesar 12 3% sedangkan intimate friendship memberikan pengaruh sebesar 0 1%. Hal ini menegaskan interpersonal trust menjadi faktor penting dalam mendorong self-disclosure. sedangkan intimate friendship tidak cukup untuk mendorong self-disclosure secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa self-disclosure pada pengguna second account Instagram generasi Z lebih dipengaruhi oleh interpersonal trust dibandingkan intimate friendship sehingga membuka peluang bagi penelitian selanjutnya untuk menggali faktor psikologis lain yang lebih kompleks.