Skripsi
Peningkatan kemampuan berpikir spasial: implementasi problem based learning dengan pendekatan culturally responsive teaching pada materi konservasi das / LISA TRI KURNIA SARI
Abstrak
Kemampuan berpikir spasial merupakan suatu kompetensi hasil dari pembelajaran geografi tetapi siswa belum mampu mengembangkan kemampuannya dengan baik. Penggunaan model dan sarana pembelajaran sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran di kelas. Salah satu model yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir spasial adalah Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan memanfaatkan Google Earth. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir spasial pada 35 siswa kelas X IKM SMA Islam Sabilurrosyad sebuah sekolah yang termasuk kategori pesantren semi modern dalam tipologi pesantren. Data penelitian dikumpulkan menggunakan 5 soal tes deskripsi kemampuan berpikir spasial yang didasarkan pada indikator kemampuan berpikir spasial. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir spasial pada setiap siklus. Hal ini mengindikasikan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) efektif dalam meningkatkan kemampuan ini dengan adanya kolaborasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir spasial dengan mengangkat budaya lokal. Dengan demikian guru dapat memanfaatkan budaya yang ada di pesantren melakukan delineasi dan overlay peta secara manual dalam pembelajaran Geografi karena sesuai dengan karakter dari mata pelajaran ini yaitu memiliki kemampuan untuk membaca maupun menganalisis fenomena geosfer mencari serta keterkaitannya antarruang.