UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Penggunaan majas dalam Patu Mbojo / Siti Maisaroh

Maisaroh, Siti - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunan majas dan pesan yang terkandung dalam patu Mbojo sebuah bentuk sastra lisan khas masyarakat Bima-Dompu Nusa Tenggara Barat. Meski berasal dari tradisi lisan perkembangan zaman telah mendorong patu untuk didokumentasikan dalam bentuk tertulis salah satunya melalui buku Kapatu Dompu Tu rsquo ura Anae Tu rsquo u karya Lamone Magenda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dihasilkan berupa kata-kata tertulis tentang sifat individu keadaan dan gejala dari peristiwa yang diamati dalam teks sastra peneliti mengidentifikasi mengklasifikasi dan menafsirkan berbagai bentuk majas dalam teks patu lalu mengaitkannya dengan pesan religius moral sosial dan cinta yang ingin disampaikan oleh pematu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan majas dalam patu tidak hanya berfungsi memperindah bahasa tetapi juga menjadi sarana yang strategis untuk memperkuat pesan. Majas perbandingan menjadi tipe yang paling dominan meliputi hiperbola personifikasi perumpamaan sinekdok metafora dan simile. Sebagai contoh kematian seringkali diibaratkan sebagai tidur panjang atau selimut yang harus dilepaskan sebuah metafora yang tidak hanya puitis tetapi juga sarat makna spiritual. Selain itu terdapat pula majas sindiran seperti ironi dan satire yang digunakan untuk menyampaikan kritik sosial secara halus dan bermakna. Majas pertentangan seperti antithesis dan paradoks juga kerap muncul untuk mempertegas kontras makna dalam pengalaman hidup manusia. Penggunaan majas tersebut memperlihatkan bahwa patu bukan sekadar barisan kata yang bersajak melainkan bentuk komunikasi estetik yang kompleks. Dalam banyak kasus pemilihan majas tidak hanya didasarkan pada pertimbangan retoris tetapi juga pada konteks budaya dan latar sosial masyarakat Bima-Dompu. Artinya majas dalam patu bekerja sebagai jembatan antara kata dan makna budaya. Dalam hal ini majas menjadi manifestasi nilai-nilai lokal yang dikemas dalam bentuk yang halus simbolis dan menyentuh batin.


Informasi Detail
DDC
Rt 809.90959865 MAI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, 2025.
Deskripsi Fisik
xv, 143 lembar. : ilus. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00621/RT/25
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2025
Subjek
1. MAJAS ( PATU MBOJO, BIMA DOMPU NUSA TENGGARA BARAT )
2. MAJAS (PATU MBOJO, BIMA DOMPU, WEST NUSA TENGGARA)

Pembimbing
1. Prof. Dr. Anang Santoso, M.pd; 2. Dr. Roekhan, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik