Skripsi
Screening Senyawa Bioaktif pada Ekstrak Bawang Hitam (Allium Sativum l.) sebagai kandidat melalui pendekatan Kemometrik dengan Molecular Docking, pengobatan Kanker Serviks Pemodelan QSAR dan Studi Admet / Fakhzah Aliifatudz Dzakirah
Abstrak
Secara global kanker serviks atau kanker leher rahim berada di urutan kesembilan dalam angka kematian jika dibandingkan dengan jenis kanker lainnya. Di Indonesia kanker serviks berada di posisi keempat dengan angka kematian sekitar 8.5%. Salah satu pengembangan pengobatan obat antikanker dapat dilakukan melalui pemanfaatan produk alami atau senyawa bahan alam seperti black garlic. Black garlic merupakan hasil fermentasi bawang putih (Allium sativum L.) dalam jangka waktu tertentu pada suhu yang tinggi. Identifikasi fitokimia pada black garlic yang berpotensi sebagai kandidat obat antikanker serviks dilakukan melalui metode pendekatan kemometrik menggunakan molecular docking pemodelan QSAR dan analisis ADMET. Pada penelitian proses docking menggunakan software Molegro Virtual Docker (MVD) Ver.5. serta menggunakan protein target EGFR (1M17) sebagai reseptor. Analisis kontribusi aktivas berdasarkan waktu fermentasi menunjukkan bahwa fitokimia pada black garlic hasil fermentasi selama 12 hari memiliki kontribusi tertinggi sebesar 7.4% diikuti oleh fermentasi 6 hari sebesar 5.4% fermentasi selama 24 hari sebesar 5.0% dan fermentasi selama 18 hari sebesar 2.5% dengan persamaan QSAR terbaik yaitu Rerank Score -0.222 (LogS) 0.420 (Pose Energy) 0.246 (Steric) - 10.760 (r 0.962 R2 0.925 F 1 071 q2 0.920). Hasil analisis farmakokinetik menunjukkan profil ADMET yang baik sehingga mendukung potensi fitokimia pada black garlic sebagai kandidat obat antikanker serviks. Hasil penelitian memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan terapi kanker serviks yang menargetkan protein EGFR.