Skripsi
Peningkatan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas x-k SMAN 1 Turen dengan model pembelajaran group investigation / Muhammad Taqiyuddin Hilali
Abstrak
Keterampilan kolaborasi adalah keterampilan merencanakan dan bekerja sama dengan mempertimbangkan berbagai perspektif berkontribusi aktif mendengarkan dan mendukung orang lain. Aktivitas kolaborasi pada pembelajaran menghasilkan pembelajaran yang aktif sehingga terjadi pertukaran pengetahuan dan menguatkan pemahaman siswa. Berdasarkan hasil observasi hasil belajar kognitif siswa kelas X-K SMAN 1 Turen materi virus menunjukkan hasil yang belum tuntas dengan rata-rata 63 dan keterampilan kolaborasi dengan nilai 47 6% yang termasuk kategori pemula sehingga kedua aspek tersebut perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan model Group Investigation. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pelaksanaan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa melalui Group Investigation keterampilan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa meningkat. Keterampilan kolaborasi siswa meningkat dari nilai 2 9 (dasar) pada siklus I menjadi 3 2 (cakap) pada siklus II. Hasil belajar kognitif juga mengalami peningkatan dari nilai N-Gain 0 53 (sedang) pada siklus I menjadi 0 74 (tinggi) pada siklus II. Dengan demikian Group Investigation dapat menjadi pilihan untuk memberdayakan keterampilan kolaborasi serta hasil belajar kognitif siswa. Keterampilan kolaborasi adalah keterampilan merencanakan dan bekerja sama dengan mempertimbangkan berbagai perspektif berkontribusi aktif mendengarkan dan mendukung orang lain. Aktivitas kolaborasi pada pembelajaran menghasilkan pembelajaran yang aktif sehingga terjadi pertukaran pengetahuan dan menguatkan pemahaman siswa. Berdasarkan hasil observasi hasil belajar kognitif siswa kelas X-K SMAN 1 Turen materi virus menunjukkan hasil yang belum tuntas dengan rata-rata 63 dan keterampilan kolaborasi dengan nilai 47 6% yang termasuk kategori pemula sehingga kedua aspek tersebut perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan model Group Investigation. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pelaksanaan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa melalui Group Investigation keterampilan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa meningkat. Keterampilan kolaborasi siswa meningkat dari nilai 2 9 (dasar) pada siklus I menjadi 3 2 (cakap) pada siklus II. Hasil belajar kognitif juga mengalami peningkatan dari nilai N-Gain 0 53 (sedang) pada siklus I menjadi 0 74 (tinggi) pada siklus II. Dengan demikian Group Investigation dapat menjadi pilihan untuk memberdayakan keterampilan kolaborasi serta hasil belajar kognitif siswa.