Skripsi
Peran pemerintah daerah kabupaten tulungagung dalam pelestarian babad Tulungagung melalui media kesenian tradisional kethoprak / Kurnia Nanda Agustin
Abstrak
Lunturnya minat generasi muda pada kesenian tradisional memberikan dampak negatif pada budaya lokal hal ini yang terjadi pada Babad Tulungagung. Mulai hilangnya berbagai kesenian teater tradisional menyebabkan eksistensi Babad Tulungagung di kalangan masyarakat mulai meredup. Sehingga dampaknya banyak generasi muda di Kabupaten Tulungagung tidak mengenal Babad daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan generasi muda pada jenjang Pendidikan SMP tentang Babad Tulungagung dan Menganalisis Upaya Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan pelestarian Babad Tulungagung melalui kesenian Tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman dalam menganalisis data yang mencakup pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung telah melakukan beberapa Upaya untuk melestarikan Babad Tulunggaung seperti melakukan kegiatan kajian Babad Tulungagung dalam ranah Sejarah dan cagar budaya. Sementara untuk kesenian tradisional secara keseluruhan masih berfokus pada pembinaan dan pelatihan. Sedangkan untuk program yang dikhususkan untuk pelestarian Babad Tulungagung melalui kesenian tradisional masih belum dilakukan karena terhambat oleh beberapa faktor. Selain itu kolaborasi antar Dinas Masyarakat dan pegiat seni tradisional juga masih dianggap kurang dalam mendukung pelestarian Babad Tulungagung.